Kabinet Diminta Tahan Diri, Hendri Ingatkan Dampak Program Lebih Pentin

Oleh: Ahda Bayhaqi
Sabtu, 14 Februari 2026 | 14:45 WIB
Retret kabinet Merah Putih di Hambalang. (Foto/BPMI)
Retret kabinet Merah Putih di Hambalang. (Foto/BPMI)

BeritaNasional.com - Analis komunikasi politik Hendri Satrio menilai para pembantu Presiden Prabowo Subianto harus bekerja lebih serius. Sebab banyak program Presiden Prabowo yang bagus agar hasilnya betul-betul dirasakan masyarakat.

"Prabowo programnya banyak, semoga hasilnya ada dan dampak programnya berkualitas bagus," ujar Hendri dikutip dalam keterangannya, Sabtu (14/2/2026).

"Program Pak Prabowo banyak, jadi anak buahnya, para pembantunya harus kerja dengan serius," sambungnya.

Menurut Hendri, tantangan pemerintah bukan hanya sekadar membuat program. Tetapi harus memastikan program tersebut menghasilkan dampak positif.

Maka, para pembantu presiden perlu bekerja dengan baik. Para menteri harus menahan diri tidak meramaikan ruang publik dengan perdebatan dan saling komentar terkait kebijakan pihak lain.

Hendri menyoroti polemik yang sempat menyedot perhatian publik, salah satunya perdebatan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa dengan Menteri KP Sakti Wahyi Trenggono, sebagai contoh adu pernyataan yang bergulir di ruang publik.

"Jangan berisik saling komen-komen kebijakan, program pak Prabowo itu banyak dan butuh kerja ekstra untuk mewujudkannya," ujarnya.

Hendri mendorong para pembantu presiden kembali fokus pada bidang kerja masing-masing dan tidak memindahkan perdebatan ke ranah publik.

"Kalau komen-komen ribut-ribut di media sosial, di ruang publik, nanti rakyat menilainya pembantu Pak Prabowo lebih sibuk komen-komen kerjaan orang lain, bukan sibuk fokus menyelesaikan, membantu Prabowo mengerjakan program-programnya dia," ujarnya.

Ia menegaskan bahwasannya kabinet Prabowo ini harus memberikan dampak positif terhadap program-program yang sudah dibuat.

"Jadi intinya, pembantunya tuh stop berisik, stop perang kata-kata, fokus berikan dampak terbaik, dampak positif buat program-program Prabowo," pungkasnya.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: