DPR Minta Tak Ada Sweeping Rumah Makan saat Ramadan

Oleh: Dyah Ratna Meta Novia
Kamis, 19 Februari 2026 | 01:30 WIB
Warga diminta tak sweeping rumah makan (Foto/Pixabay)
Warga diminta tak sweeping rumah makan (Foto/Pixabay)

BeritaNasional.com - Anggota Komisi VIII DPR RI An’im Falachuddin mendukung penuh imbauan Kementerian Agama (Kemenag) kepada masyarakat agar tidak melakukan "sweeping" rumah makan selama bulan suci Ramadan.

"Imbauan Kemenag harus didukung. Ramadan adalah bulan untuk menata diri dan menjaga harmoni sosial. Jangan sampai semangat ibadah justru berubah menjadi tindakan yang membuat orang lain tertekan," ujar An’im.

Ia mengatakan, esensi utama puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus, melainkan juga menahan diri dari sikap yang memicu konflik atau tekanan sosial. Menurut dia, aksi sweeping atau razia makan oleh kelompok tertentu tidak mencerminkan nilai kedamaian Ramadhan.

Legislator asal Jawa Timur tersebut lalu mengingatkan, Indonesia merupakan negara majemuk. Ia menekankan pentingnya menghormati hak warga negara yang tidak berpuasa, baik karena perbedaan keyakinan maupun kondisi kesehatan.

"Kita harus saling menghargai. Saudara kita yang non-Muslim atau yang berhalangan puasa memiliki hak dan kebutuhan untuk beraktivitas secara wajar, termasuk makan di siang hari. Mereka adalah bagian masyarakat yang harus dilindungi," kata dia.

Berikutnya, An’im menilai menjaga ketertiban selama bulan suci merupakan tanggung jawab bersama. Namun, upaya tersebut harus dilakukan melalui pendekatan edukatif dan dialog, bukan pemaksaan.

Ia berharap Ramadan tahun ini menjadi ruang pembelajaran moral untuk mempererat persaudaraan di tengah keberagaman, bukan justru memicu ketegangan antarwarga.

"Mari jaga bulan suci ini dengan kedewasaan dan ketenangan. Ramadan harus memperkuat persatuan," kata dia.


Sumber: Antarasinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: