Prabowo Beberkan Jurus Ekonomi Indonesia Tumbuh Stabil 5 Persen

Oleh: Lydia Fransisca
Kamis, 19 Februari 2026 | 10:35 WIB
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan capaian ekonomi Indonesia di depan pengusaha Amerika Serikat. (BeritaNasional/Setpres)
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan capaian ekonomi Indonesia di depan pengusaha Amerika Serikat. (BeritaNasional/Setpres)

BeritaNasional.com -  Presiden Prabowo Subianto memamerkan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang stabil di angka 5 persen. Hal itu ia banggakan di depan para pengusaha Amerika Serikat.

Prabowo mengatakan, ia bakal terus menjaga pertumbuhan ekonomi di 5 persen dan bahkan optimis bisa lebih tinggi di 2026.

"Ekonomi kami tumbuh stabil di angka 5% lebih. Kami akan terus menjaga lintasan ini, dan secara pribadi saya yakin pertumbuhan kami akan jauh lebih tinggi tahun ini," kata Prabowo dalam acara Business Summit di US Chamber of Commerce Washington DC Amerika Serikat, Rabu (18/2/2026).

Prabowo berujar stabilitas itu ia raih dengan cara menggerakan ekonomi dari akar rumput.

"Indikator nyata sudah mulai terlihat. Kami menggerakkan ekonomi dari tingkat akar rumput," ujar Prabowo.

Strategi yang dialakukannya untuk mencapai pertumbuhan ekonomi tersebut adalah dengan mengontrol penggunaan sumber faya alam.

"Strategi ekonomi kami sangat terfokus. Pertama, kami ingin memiliki kemampuan untuk mempertahankan pertumbuhan," ucapnya..

"Namun, kami perlu mengendalikan ekonomi dalam arti mengontrol penggunaan sumber daya alam kami secara sehat," tambah dia.

Meski demikian, Kepala Negara mengakui masih banyak kegiatan ekonomi yang ilegal di Indonesia. Maka dari itu, dia berjanji akan memberantasnya.

"Banyak terjadi penyelundupan dan kegiatan ekonomi ilegal seperti pertambangan ilegal, penangkapan ikan ilegal, hingga korporasi yang mengelola perkebunan di hutan lindung. Ini adalah masalah lama, tetapi saya memilih untuk menghadapi masalah ini secara langsung," tegasnya..

Selanjutnya, Prabowo pun tidak menyerahkan kedaulatan pemerintah Indonesia kepada kartel-kartel ilegal karena menyebabkan pendapatan negara hilang.

"Seharusnya menjadi hak pemerintah dan rakyat Indonesia. Kami menghitung kerugian akibat tata kelola yang lemah dan salah urus ekonomi ini sangatlah besar"

Kemudian, jurus yang ia lakukan agar Indonesia konsisten alami pertumbuhan ekonomi di 5 persen adalah dengan menghemat anggaran.

"Dalam beberapa bulan pertama memimpin administrasi ini, saya telah menghemat anggaran negara sekitar 18 miliar dolar AS secara tunai," tandasnya. 

 sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: