Qatayef, Dessert Khas Palestina dan Timur Tengah yang Cuma Ada saat Ramadan
BeritaNasional.com - Di bulan suci Ramadan, ada banyak tradisi dan juga kuliner unik dari berbagai negara. Bahkan, ada juga kuliner yang hanya bisa dinikmati saat Ramadan. Salah satunya adalah Atayef atau Qatayef, dessert atau hidangan penutup khas Palestina yang hanya ada di bulan Ramadan.
Melansir laman Palestine in a Dish pada Selasa (24/2/2026), atayef atau qatayef, adalah hidangan penutup istimewa yang biasanya dibuat selama Ramadan. Atayef adalah hidangan penutup sederhana dengan kombinasi rasa manis dari sirup gula yang dicampur dengan air bunga jeruk, kerenyahan kacang-kacangan, dan tekstur lembut dari keju yang meleleh. Qatayef merupakan dessert sempurna untuk dinikmati di akhir hari puasa.
Di kota Ramallah, jika sudah melihat banyak tempat penjual atayef, itu menjadi pertanda bahwa Ramadan sudah dekat. Bagi warga Palestina, makan atayef selama Ramadan memiliki rasa yang istimewa dan banyak kenangan indah.
Tak hanya di Palestina, dessert ini juga bisa ditemukan di Timur Tengah. Saat Ramadan, setiap tempat penjual dessert biasanya akan menyajikan tumpukan atayef untuk dijual, dan orang-orang biasanya membelinya per kilogram, membawanya pulang, dan mengisinya dengan isian favorit mereka.
Ada yang menyebut atayef sebagai panekuk Timur Tengah, karena cara memasak dan bahan-bahannya agak mirip. Untuk memasak atayef, membutuhkan adonan yang dimasak di atas pan. Setelah matang, atayef diisi dengan kacang atau keju, dipanggang, lalu disiram dengan sirup gula dicampur air bunga jeruk.
Terpisah, akun TikTok @mazen._ps juga menyampaikan bahwa qatayef sangat populer saat Ramadan, dan mereka biasanya tidak memakan itu setelah Ramadan. Namun, ia pun tidak tahu alasannya.
"Qatayef is the most famous dessert during Ramadan. We don’t really eat it after Ramadan… I honestly don’t know why," tulisnya, dikutip BeritaNasional.
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu







