Jelang Ramadan, Polri Berhasil Ungkap Berbagai Kasus Pidana Pangan
BeritaNasional.com - Polri berhasil mengungkap berbagai kasus pidana terkait pangan yang dilakukan para pelaku usaha dalam rentang periode 5 - 22 Februari 2026 atau menjelang memasuki bulan Ramadan.
Kasatgas Pangan sekaligus Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Ade Safri Simanjuntak menjabarkan empat kasus yang berhasil diungkap, yakni komoditas daging, beras, dan mie.
"Penindakan dilakukan terhadap tindak pidana perdagangan, karantina hewan, ikan dan tumbuhan berupa daging dari luar negeri yang ditangani oleh Polda Kepri. Kemudian, tindak pidana pengemasan ulang/ repacking beras SPHP yang ditangani oleh Polda NTB," kata Ade Safri kepada wartawan, Rabu (25/2/2026).
Sedangkan untuk dua kasus lainnya, yakni mie berformalin/boraks dan makanan kadaluarsa yang berhasil diungkap oleh Polda Jawa Barat. Meski begitu, sampai saat ini belum ditemukan pelanggaran penimbunan Barang Pokok dan Barang Penting (Bapokting)
Berdasarkan hasil pemantauan terhadap pedagang dan pengecer di 15.993 titik, ritel modern 3.785 titik, grosir 2.393 titik, distributor 1.356 titik, produsen 342 titik, dan agen 189 titik dengan total 24.057 titik dari 38 provinsi seluruh Indonesia.
"Satgas telah menerbitkan 302 surat teguran, melakukan 744 pengisian stok kosong, cek ke distributor/produsen sebanyak 150 giat serta pengambilan 35 sampel pangan untuk uji laboratorium," sebutnya
Selain itu ia menyatakan dalam proses pemantauan di berbagai titik pihaknya telah memberikan sosialisasi dan imbauan kepada para pelaku usaha untuk mematuhi peraturan yang berlaku.
"Sudah juga melakukan sosialisasi dan berikan himbauan masyarakat maupun pelaku usaha untuk tidak melanggar HET/HAP, penimbunan Bapokting, dan tindak pidana di bidang pangan baik melalui media cetak, media elektronik, media sosial dan mainstream yang dapat merugikan masyarakat dan pemerintah," terangnya.

TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu







