Mulai 2026, Jatah Ban Depan Pembalap MotoGP Dikurangi
BeritaNasional.com - Pemasok ban resmi MotoGP, Michelin, mengumumkan perubahan alokasi ban depan yang akan mulai diterapkan pada musim 2026. Kebijakan ini merupakan bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan sekaligus upaya optimalisasi sumber daya melalui pengurangan bertahap jumlah spesifikasi ban di kelas utama.
Keputusan tersebut diambil setelah melalui pembahasan bersama seluruh pemangku kepentingan di kejuaraan, termasuk tim-tim peserta, FIM, serta MotoGP Sports Entertainment Group, dan telah mendapat persetujuan resmi dari Komisi Grand Prix.
Dikutip dari laman resmi MotoGp, mulai 2026, alokasi ban depan untuk mayoritas seri Grand Prix akan mengalami penyesuaian. Jumlah spesifikasi dikurangi dari tiga menjadi dua. Namun, setiap spesifikasi akan mendapatkan jatah lebih banyak, dari lima menjadi tujuh ban. Secara total, alokasi ban depan per pembalap berkurang dari 15 menjadi 14 unit setiap akhir pekan balapan.
Dengan komposisi baru ini, setiap pembalap akan menerima satu ban depan lebih sedikit dibanding musim sebelumnya. Meski demikian, distribusi yang lebih terfokus dinilai dapat memberi keleluasaan dalam memilih spesifikasi yang paling sesuai dengan karakter lintasan dan gaya balap masing-masing rider.
Langkah ini juga sejalan dengan komitmen Michelin untuk menyederhanakan variasi spesifikasi, menekan dampak lingkungan kejuaraan, serta tetap menjaga standar performa di level tertinggi.
Pengecualian di 5 Seri
Khusus untuk sejumlah sirkuit yang dikenal sensitif terhadap perubahan cuaca dan suhu ekstrem, regulasi lama tetap dipertahankan. Pada seri-seri tersebut, tiga spesifikasi ban depan masih akan tersedia dengan alokasi lima ban untuk masing-masing spesifikasi.
Lima Grand Prix yang mendapat pengecualian adalah GP Prancis (Putaran 6), GP Jerman (Putaran 12), GP Inggris (Putaran 13), GP Australia (Putaran 19), dan GP Valencia sebagai seri penutup musim.
Kebijakan ini diberlakukan demi menjaga aspek keselamatan, performa, serta keadilan kompetisi dalam kondisi lintasan yang kerap sulit diprediksi.
Bagian dari Strategi Jangka Panjang
Michelin menyebut kebijakan baru ini sebagai kelanjutan dari program efisiensi yang telah dimulai sejak 2018.
"Distribusi ban depan yang baru dan lebih ramping ini melanjutkan pekerjaan yang kami mulai pada tahun 2018. Selama delapan musim terakhir, Michelin telah mengurangi separuh jumlah spesifikasi ban yang tersedia untuk para pembalap, sambil terus meningkatkan keselamatan dan performa di semakin banyak sirkuit, sebagaimana dibuktikan oleh banyak hasil yang memecahkan rekor," ucap Michelin Motorsport Two-Wheel Manager, Piero Taramasso.
Dengan perubahan ini, musim MotoGP 2026 tak hanya menghadirkan persaingan di lintasan, tetapi juga babak baru dalam efisiensi teknis dan keberlanjutan di balik layar kejuaraan.
"Sebagai perbandingan, pada 2018, 58 spesifikasi ban depan dan belakang yang berbeda digunakan dalam 19 balapan. Sedangkan pada 2026, 29 spesifikasi berbeda akan digunakan untuk 22 balapan. Pendekatan optimasi berkelanjutan ini memungkinkan Michelin untuk secara bertahap mengurangi volume produksi dan transportasi ban yang dibutuhkan," bebernya.
"Michelin menegaskan kembali komitmennya untuk menyelaraskan inovasi teknologi, tanggung jawab lingkungan, dan keunggulan olahraga untuk MotoGP dan semua pemangku kepentingannya," imbuhnya.
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







