BMKG: Jabodetabek Berpotensi Hujan Sejak Pagi hingga Sore
BeritaNasional.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) yang berlaku mulai Sabtu, 28 Februari 2026 pukul 07.00 WIB hingga Minggu, 1 Maret 2026 pukul 07.00 WIB.
Dalam keterangan dari BMKG, pada Sabtu pagi 07.00–13.00 WIB, kondisi cuaca secara umum diprakirakan berawan tebal. Hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Jabodetabek, sementara hujan ringan hingga sedang diperkirakan turun di Kota dan Kabupaten Bogor.
Memasuki siang hingga sore hari 13.00–19.00 WIB, cuaca umumnya berawan hingga berawan tebal. Potensi hujan ringan terdapat di sebagian wilayah DKI Jakarta, Kota dan Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kota dan Kabupaten Bogor, Kota Depok, serta Kabupaten dan Kota Bekasi.
Pada malam hari (19.00–01.00 WIB), cuaca masih didominasi kondisi berawan hingga berawan tebal. Hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kepulauan Seribu. Sementara pada Minggu dini hari (01.00–07.00 WIB), cuaca diprakirakan tetap berawan hingga berawan tebal.
Untuk suhu udara, wilayah Kota dan Kabupaten Bogor berada pada kisaran 20–28 derajat Celsius, sedangkan wilayah lainnya di Jabodetabek berkisar antara 25–30 derajat Celsius. Kelembapan udara diperkirakan berada di angka 70–90 persen dengan angin permukaan bertiup dari arah barat hingga barat daya berkecepatan 5–40 km per jam.
BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang pada pagi hingga sore hari di sebagian wilayah Jabodetabek. Informasi prakiraan cuaca terkini dapat diakses melalui laman resmi BMKG, aplikasi infoBMKG, media sosial @infoBMKG, maupun layanan call center 196.
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu





