Iran Tolak Tuduhan Kembangkan Rudal untuk Serang AS
BeritaNasional.com - Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, membantah klaim Presiden Donald Trump yang menyebut Republik Islam tersebut tengah membangun rudal yang mampu menyerang Amerika Serikat.
Dalam wawancaranya dengan NBC News, Araghchi menegaskan bahwa Iran secara sengaja membatasi jangkauan rudalnya di bawah 2.000 kilometer atau sekitar 1.250 mil. Ia menyatakan kebijakan itu diambil karena Teheran tidak memiliki permusuhan terhadap rakyat Amerika Serikat maupun Eropa.
“Kami tidak ingin melakukan itu karena kami tidak memiliki permusuhan terhadap, Anda tahu, rakyat Amerika Serikat dan, Anda tahu, atau orang Eropa,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa persenjataan yang dikembangkan Iran semata-mata untuk tujuan pertahanan diri dari pihak-pihak yang dianggap sebagai musuh. Menurut Araghchi, kemampuan rudal menjadi komponen penting dalam sistem pertahanan negaranya.
“Rudal-rudal kami terbukti menjadi sarana pertahanan yang paling andal bagi kami. Jadi jelas kami tidak bisa berkompromi dengan rudal-rudal kami, karena keamanan kami bergantung padanya,” katanya.
Sebelumnya, dalam pidato kenegaraan, Trump menyatakan bahwa Iran sedang berupaya mengembangkan rudal yang “segera” dapat menyerang Amerika Serikat.
Pernyataan tersebut kembali memicu ketegangan antara Washington dan Teheran terkait isu pengembangan persenjataan dan stabilitas kawasan.
Sumber: NBC News
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu







