Kemenhaj Terus Pantau Keamanan Kawasan Timteng, 6.047 Jemaah Umrah Dipulangkan ke Tanah Air

Oleh: Lydia Fransisca
Selasa, 03 Maret 2026 | 14:45 WIB
Juru Bicara Kemenhaj Ichsan Marsha memberikan penjelasan tentang jemaah umrah. (BeritaNasional/tangkapan layar)
Juru Bicara Kemenhaj Ichsan Marsha memberikan penjelasan tentang jemaah umrah. (BeritaNasional/tangkapan layar)

BeritaNasional.com -  Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Ichsan Marsha mengatakan terus memantau perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah (Timteng) imbas konflik Amerika Serikat-Israel dan Iran.

Hingga 1 Maret 2026 sebanyak 6.047 jemaah umrah dilaporkan telah kembali ke Indonesia.

“Sejak tanggal 28 Februari hingga 1 Maret 2026, sebanyak 6.047 jemaah umrah telah kembali ke tanah air dengan aman," kata Ichsan dalam keterangan resminya, Selasa (3/3/2026).

Ichsan berujar, kepulangan ribuan jemaah berlangsung bertahap melalui 17 penerbangan dan dikawal secara terkoordinasi dengan pihak terkait.

Sedangkan calon jemaah umrah yang dijadwalkan berangkat hingga sebelum musim haji berjumlah 43.363 orang dari 439 Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU). 

Kemenhaj juga mengingatkan seluruh PPIU menjalankan kewajiban secara penuh, mulai dari pemberangkatan hingga pemulangan jemaah.

Lebih lanjut, pemerintah meminta jemaah segera menghubungi perwakilan RI apabila menghadapi kendala hukum atau keadaan darurat di Arab Saudi maupun negara transit.

“Jika terdapat kendala hukum, keadaan darurat ataupun persoalan lainnya di Arab Saudi maupun negara transit, kami juga meminta kepada para jemaah segera menghubungi KBRI atau KJRI setempat," ucapnya.

Selain itu, Kemenhaj juga mengimbau jemaah yang dijadwalkan berangkat dalam waktu dekat agar mempertimbangkan penundaan keberangkatan dengan mempertimbangkan faktor keselamatan.

“Kami juga menghimbau kembali kepada jemaah yang dijadwalkan berangkat dalam waktu dekat untuk mempertimbangkan penundaan keberangkatan hingga situasi kembali kondusif," tandasnya.sinpo

Komentar: