Tips Tahan Haus dan Lapar saat Puasa

Oleh: Kiswondari
Rabu, 04 Maret 2026 | 08:31 WIB
Ilustrasi puasa. (Foto/freepik)
Ilustrasi puasa. (Foto/freepik)

BeritaNasional.com - Puasa memang menahan haus dan lapar sejak menjelang fajar terbit hingga tenggelam. Namun, banyak orang bilang bahwa puasa yang paling berat dijalani adalah saat pertengahan Ramadan menuju Idul Fitri, di mana waktu puasa menjadi terasa lebih lama, menjadi lebih gampang haus dan juga lapar. 

Sebelum mengetahui tipsnya, penting untuk mengetahui kenapa perut menjadi mudah merasa lapar saat berpuasa, yang dirangkum dari berbagai sumber, antara lain:

  • Mengonsumsi makanan tinggi gula
  • Mengonsumsi makanan yang mengandung tinggi glikemik (menimbulkan lonjakan gula darah)
  • Melakukan aktivitas fisik yang berat
  • Tidak mengonsumsi suplemen secara teratur
  • Melewatkan waktu sahur.

Setelah mengetahui kenapa tubuh mudah merasa lapar saat puasa, berikut ini adalah beberapa tips agar puasa tidak mudah haus dan lapar yang mungkin bisa diterapkan:

1. Memenuhi Kebutuhan Cairan saat Berpuasa

Penuhi kebutuhan cairan tubuh dengan mengonsumsi 2 liter air putih dalam sehari. Selama puasa, cobalah untuk menerapkan sistem 2-4-2 agar terhindar dari dehidrasi saat puasa, seperti merasa haus, mulut berbau tidak sedap, dan kulit kering, 

Air putih dapat dikonsumsi sebanyak 2 gelas saat berbuka puasa, 4 gelas saat malam hari atau sebelum tidur, dan 2 gelas saat sahur. Dengan menerapkan sistem ini, dapat menjaga daya tahan tubuh tetap optimal dan tidak cepat merasa lelah. 

2. Konsumsi Protein

Mengonsumsi cukup protein saat sahur. Protein adalah nutrisi penting yang baik bagi kesehatan tubuh untuk meningkatkan kadar hormon kenyang. 

Penelitian membuktikan bahwa mengonsumsi sekitar 30 persen kalori makanan dari protein ini mencegah rasa lapar saat puasa dan memicu rasa kenyang dalam waktu lama. Anda bisa mengonsumsi makanan tinggi protein berupa daging dada ayam, telur, dan makanan laut.

3. Kurangi Asupan Gula Berlebihan

Sebelum berpuasa, kurangi asupan gula untuk menghindari rasa lapar dan haus. Mengonsumsi gula secara berlebihan hanya memberikan efek kenyang sementara dan meningkatkan kadar gula darah. Bahkan, jenis makanan ini mampu membuat tubuh menjadi lemah dan memengaruhi suasana hati.

Sebaiknya, konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, seperti pasta gandum utuh, nasi merah, dan kentang. Makanan ini cenderung mencegah rasa lapar di siang hari dan memberikan efek kenyang lebih lama dibandingkan dengan gula. Akan lebih baik mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat kompleks dengan protein dan serat yang disukai. Misalnya, daging ayam, kacang polong, atau ikan laut. 

4. Hindari Mie Instan dan Bubur saat Sahur

Mie instan dan bubur mengandung tinggi glikemik yang hanya memberikan efek kenyang sementara. Jenis makanan ini tidak cocok dikonsumsi saat sahur karena bisa menyebabkan rasa lapar setelah memakannya. 

Sebaiknya, pilih makanan yang mengandung nutrisi penting, seperti protein, karbohidrat, dan serat. Jenis makanan ini dapat membuat rasa kenyang lebih lama dan mencegah batalnya puasa. 

5. Tidur dan Beristirahat yang Cukup

Tidur dan istirahat sejenak menjadi pilihan tepat untuk mengurangi rasa lapar dan haus saat berpuasa. Tidur atau istirahat selama 1-2 jam sambil menunggu waktu berbuka.

Hindari tidur terlalu lama karena bisa memicu kepala pusing, nyeri punggung, dan sulit berkonsentrasi. Selain itu, pastikan tidur dalam posisi yang tepat untuk meningkatkan kualitas dan menjaga kesehatan fisik secara maksimal. 

6. Lakukan Kegiatan yang Bermanfaat

Cobalah untuk menyibukkan diri sendiri dengan aktivitas yang bermanfaat saat berpuasa. Misalnya, memasak, beribadah, atau membaca buku. 

Fokuskan pikiran pada aktivitas yang sedang dilakukan untuk mengalihkan perhatian dan melupakan rasa lapar sejenak. Selain itu, Anda juga bisa menghabiskan waktu bersama orang-orang terdekat sambil menunggu waktu berbuka puasa. 

7. Fokus Pada Manfaat Puasa

Ada banyak manfaat puasa bagi kesehatan tubuh, seperti melancarkan sistem pencernaan, mengatasi peradangan, dan meningkatkan pembakaran lemak.

Puasa juga mampu meningkatkan kesadaran spiritual. Misalnya, memperkuat rasa empati kepada banyak orang, menurunkan kadar hormon stres, dan meningkatkan kesabaran. Serya abaikan pikiran dan hal-hal yang bisa membatalkan puasa. 

8. Minum Suplemen Secara Teratur

Sebelum berpuasa, pastikan mengonsumsi suplemen secara teratur. Suplemen sangat penting untuk memenuhi kebutuhan nutrisi pada tubuh dan mencegah risiko gangguan kesehatan saat puasa. 

Cobalah untuk memenuhi asupan vitamin berupa zat besi, kalsium, dan vitamin B12. Jenis vitamin ini mampu meningkatkan daya tahan tubuh dan menenangkan pikiran. 

9. Tidak Melewatkan Sahur

Sahur menjadi salah satu rangkaian ibadah puasa yang penting untuk dilakukan agar terhindar dari rasa lapar dan haus di siang hari. Aktivitas ini mampu menjaga fisik lebih bertenaga dan mencegah risiko terkena berbagai penyakit. Misalnya, dehidrasi, asam lambung naik, dan gangguan keseimbangan tubuh. 

10. Jalan Santai atau Meditasi

Salah satu cara menghilangkan lapar saat puasa adalah dengan berjalan santai atau bermeditasi. Aktivitas ini bisa mengalihkan perhatian dan mencegah rasa bosan.

Bahkan, jalan santai atau bermeditasi mampu menenangkan pikiran dan menurunkan risiko terjadinya stres akibat puasa. Cobalah untuk melakukan aktivitas ini secara rutin agar terhindar dari niat membatalkan puasa. 

Demikian beberapa tips untuk menahan haus dan lapar saat puasa, semoga ibadah puasanya lancar, bermanfaat bagi tubuh dan mendapatkan pahala serta berkah dari Allah SWT. Aamiin.sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: