Modus jadi Pelayat, Seorang Perempuan Beraksi 3 Kali Mencuri Uang Takziah di Jaktim

Oleh: Tim Redaksi
Kamis, 05 Maret 2026 | 07:27 WIB
Seorang perempuan beraksi mencuri yang takziah di Kramat Jati, Jaktim, Senin (2/3/2026). (BeritaNasional/IG Info Cipayung)
Seorang perempuan beraksi mencuri yang takziah di Kramat Jati, Jaktim, Senin (2/3/2026). (BeritaNasional/IG Info Cipayung)

BeritaNasional.com - Benar-benar definisi mencari kesempatan dalam kesempitan. Seorang pencuri beraksi di Kramat Jati, Jakarta Timur (Jaktim), modusnya dengan berpura-pura jadi pelayat dna mengaku teman dari orang yang meninggal. Ia pun beraksi setidaknya tiga kali di kawasan Jaktim. 

Aksi ini disadari pihak keluarga yang berduka, dan sosok pencuri uang takziah ini pun terekam kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian. Hal ini pun dibenarkan oleh kepolisian setempat. 

"Iya betul sama seperti dua kejadian sebelumnya," kata Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Kramat Jati AKP Fadoli saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (4/3/2026).

Fadoli mengungkap, pelaku yang sama sudah menjalankan aksinya sedikitnya dua kali di wilayah berbeda dengan modus serupa, yakni berpura-pura melayat. Sehingga total, pelaku telah beraksi sebanyak tiga kali.

Menurutnya, pelaku dalam kasus pencurian uang takziah di Kramat Jati identik dengan dua kejadian sebelumnya.

"Betul, memang kasus dan pelakunya sama," ungkapnya.

Sebagai informasi, dua pencurian sebelumnya terjadi di Jalan Damai, kawasan Lubang Buaya pada 22 Desember 2025 dan di Jalan Bambu Kuning, Bambu Apus pada 4 Februari 2026.

Dalam ketiga peristiwa tersebut, pelaku diduga menggunakan pola yang sama, menyasar rumah duka dan memanfaatkan situasi berkabung untuk melancarkan aksinya.

Berdasarkan penyelidikan sementara, perempuan itu datang ke rumah duka dengan berpura-pura mengenal keluarga almarhum.

Pelaku kemudian berbaur dengan para pelayat lain agar tidak menimbulkan kecurigaan. Saat kondisi lengah, pelaku diduga mengambil uang sumbangan takziah yang dikumpulkan dari para tamu.

"Kami masih lakukan penyelidikan dan pendalaman," ujarnya.

Sebelumnya, aksi pencurian uang takziah ini viral di media sosial (medsos) @info_cipayung, yang merekam aksi seorang perempuan diduga mencuri uang takziah dengan modus berpura-pura sebagai pelayat di rumah duka di wilayah Kramat Jati, Jaktim.

Kejadian itu menimpa keluarga Nyai Hasanah (45) pada Senin (2/3/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.

"Iya pelakunya perempuan, ngakunya mau melayat kenal sama kita, tau-taunya uang takziah ludes hilang ga tersisa," kata Hasanah saat ditemui di lokasi kejadian, Rabu (4/3/2026).

Hasanah menceritakan, pelaku datang sejak pagi hari saat suasana rumah masih lengang dan pelayat belum ramai berdatangan. Mertua Hasanah meninggal dunia sekitar pukul 04.00 WIB, sedangkan pelaku tiba sekitar pukul 08.00 WIB.

Pelaku bahkan bertahan hingga menjelang waktu pemakaman. Selama berada di rumah duka, dia hanya duduk dan sesekali memperhatikan situasi sekitar. Bahkan, perempuan itu mengaku sebagai teman kakak ipar korban dan menyebut dirinya sebagai "teman perjuangan" saat mengambil bantuan sosial seperti sembako dan KJP.

Atas pengakuan pelaku, Hasanah pun awalnya tak menaruh curiga sedikit pun karena merasa pelaku benar mengenal mertuanya. Hingga akhirnya, pelaku melancarkan aksinya dengan alasan hendak menumpang ke toilet.

Pihak keluarga pun baru menyadari kehilangan sekitar pukul 12.30 WIB. Saat itu, warga sempat mengejar, namun pelaku sudah keburu kabur dan terekam di CCTV warga sekitar.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: