Pengamat: Mekanisme Politik Iran Stabil, Tak Ada Tanda Kekosongan Kekuasaan

Oleh: Tim Redaksi
Kamis, 05 Maret 2026 | 22:13 WIB
Warga berdoa untuk mendiang pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei di Kediaman Duta Besar Iran, Jakarta, Kamis (5/3/2026).  (Beritanasional.com/Oke Atmaja)
Warga berdoa untuk mendiang pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei di Kediaman Duta Besar Iran, Jakarta, Kamis (5/3/2026). (Beritanasional.com/Oke Atmaja)

BeritaNasional.com - Struktur kepemimpinan di Iran disebut masih berjalan normal dan kecil kemungkinan terjadi kekosongan kekuasaan.

Hal ini disampaikan oleh Hassan Ahmadian, profesor asosiasi di University of Tehran, dalam keterangannya kepada Al Jazeera.

Menurut Ahmadian, saat ini sejumlah keputusan strategis negara ditangani oleh dewan kepemimpinan bersama Supreme National Security Council.

Kedua lembaga tersebut berperan penting dalam mengelola arah kebijakan politik dan keamanan nasional.

Ia menjelaskan, keputusan strategis biasanya dibahas terlebih dahulu di lembaga terkait sebelum diajukan ke dewan kepemimpinan. Dari sana, keputusan tersebut bisa disahkan atau direvisi sesuai kebutuhan.

“Proses ini sebenarnya tidak berbeda dengan mekanisme pengambilan keputusan politik yang selama ini berjalan di Iran,” ujar Ahmadian.

Selain itu, ia juga menyebut proses suksesi kepemimpinan sedang berjalan sesuai dengan konstitusi negara. Diskusi terkait hal tersebut dilaporkan berlangsung di dalam Guardian Council, lembaga yang memiliki peran penting dalam sistem politik Iran.

Dengan mekanisme tersebut, Ahmadian menilai situasi politik Iran masih berada dalam jalur yang stabil. “Saya tidak melihat adanya kemungkinan terjadi kekosongan kekuasaan,” katanya.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: