Pramono Anung: Zona Terdampak Longsor di Bantargebang Ditutup Sementara

Oleh: Tim Redaksi
Senin, 09 Maret 2026 | 14:05 WIB
Gubernur Jakarta Pramono Anung saat memberikan keterangan kepada pers. (BeritaNasional/Lydia)
Gubernur Jakarta Pramono Anung saat memberikan keterangan kepada pers. (BeritaNasional/Lydia)

BeritaNasional.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengambil sejumlah langkah mitigasi pascalongsor gunungan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang yang menewaskan empat orang. Salah satu langkah yang diambil adalah menutup sementara layanan di Zona 4A.

Pramono mengatakan pengiriman sampah ke TPST Bantargebang untuk sementara diminimalkan. Sebagian operasional pengelolaan sampah dialihkan ke Zona 3, sementara pemerintah juga menyiapkan dua titik baru untuk mendukung penanganan sampah sambil dilakukan penataan di lokasi terdampak.

“Sebagai langkah mitigasi, layanan di Zona 4A ditutup sementara. Pengiriman sampah ke TPST Bantargebang diminimalkan operasionalnya, dialihkan ke Zona 3, serta disiapkan dua titik baru sambil dilakukan perapihan,” ujar Pramono di Balai Kota, Jakarta, Senin (9/3/2026).

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Menteri Lingkungan Hidup yang telah meninjau langsung lokasi kejadian.

“Saudara-saudara sekalian, dalam kesempatan ini saya juga ingin menyampaikan terima kasih kepada Bapak Menteri Lingkungan Hidup yang tadi malam beliau sudah mengecek secara langsung ke lapangan,” katanya.

Pramono menambahkan, jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di Balai Kota telah memfinalkan langkah-langkah yang perlu segera dilakukan di lapangan.

“Dan tadi pagi saya juga bersama dengan jajaran Balai Kota memfinalkan apa yang perlu diselesaikan di lapangan,” ujarnya.

Menurut Pramono, peristiwa longsor tersebut tidak direncanakan maupun diperkirakan sebelumnya. Ia menyebut curah hujan yang deras dan berlangsung lama, ditambah dengan tingginya tumpukan sampah, menjadi penyebab utama terjadinya longsor.

“Karena memang ini adalah hal yang pasti tidak direncanakan, tidak diduga, akibat hujan yang deras dan lama, dan tumpukan yang memang sudah tinggi menyebabkan terjadinya sliding atau longsor sehingga mengakibatkan korban empat orang,” kata Pramono.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: