Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Sudah Terjual 2,3 Juta, Masih Tersisa 2 Juta Kursi

Oleh: Tim Redaksi
Selasa, 10 Maret 2026 | 12:30 WIB
Penumpang mudik Lebaran 2025. (BeritaNasional/Elvis Sendouw)
Penumpang mudik Lebaran 2025. (BeritaNasional/Elvis Sendouw)

BeritaNasional.com - Antusiasme masyarakat untuk pulang kampung menggunakan moda transportasi kereta api pada Lebaran 2026 mulai terlihat signifikan. 

PT Kereta Api Indonesia (Persero) melaporkan, hingga 9 Maret 2026 pukul 09.00 WIB, sebanyak 2.398.441 tiket telah ludes terjual untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 1 April 2026.

Jumlah tersebut setara dengan 53,3 persen dari total 4.498.696 tempat duduk yang disediakan KAI. 

Artinya, masyarakat masih memiliki kesempatan besar karena masih tersedia sekitar 2,1 juta tiket untuk perjalanan mudik maupun arus balik.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengungkapkan ketersediaan tiket di berbagai relasi masih cukup memadai. Ia mengajak masyarakat untuk tidak menunda pemesanan agar bisa memilih jadwal perjalanan yang diinginkan.

“Ketersediaan tiket masih cukup banyak di berbagai relasi. Kami mengimbau masyarakat untuk segera merencanakan perjalanan mudik dan memanfaatkan berbagai pilihan jadwal serta promo yang tersedia agar perjalanan tetap nyaman dan lancar,” ujar Anne melalui siaran persnya pada Senin (9/3/2026).

Berdasarkan data sementara KAI, puncak arus mudik diprediksi akan jatuh pada H-3 Lebaran. Pada hari tersebut, volume penumpang diperkirakan mencapai 141.946 orang.

Sejauh ini, tingkat keterisian (okupansi) tertinggi tercatat pada Kereta Api (KA) Jarak Jauh yang sudah mencapai 64,9 persen. 

Sementara itu, untuk KA Lokal baru terisi 8,7 persen, mengingat pemesanan tiket kategori ini baru bisa dilakukan mulai H-7 sebelum keberangkatan.

Sejumlah stasiun di Jawa masih menjadi tujuan favorit utama para pemudik tahun ini, di antaranya Stasiun Yogyakarta, Surabaya Pasar Turi & Surabaya Gubeng, Purwokerto, Semarang Tawang, dan Bandung.

Untuk meringankan beban biaya mudik, KAI turut menawarkan program diskon tarif sebesar 30 persen untuk sejumlah perjalanan tertentu.

“Program diskon ini menjadi salah satu upaya KAI untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam merencanakan perjalanan mudik dengan moda transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu,” kata Anne.

Selain promo diskon, KA Ekonomi Kerakyatan juga menjadi primadona dengan tingkat okupansi yang sudah menyentuh angka 75 persen. 

KAI memprediksi angka ini akan terus melonjak seiring semakin dekatnya hari raya.

Anne menegaskan kesiapan KAI dalam mengawal kelancaran Angkutan Lebaran tahun ini. 

“KAI berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu selama masa Angkutan Lebaran. Kami mengajak masyarakat untuk segera merencanakan perjalanan dan memanfaatkan tiket yang masih tersedia,” tandasnya.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: