Ketua DPRD DKI Tinjau RDF Rorotan Usai Longsor Sampah di Bantar Gebang

Oleh: Lydia Fransisca
Kamis, 12 Maret 2026 | 14:35 WIB
Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta Khoirudin meninjau RDF Rorotan, Jakarta, Rabu (11/3/2026)
Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta Khoirudin meninjau RDF Rorotan, Jakarta, Rabu (11/3/2026)

BeritaNasional.com - Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta Khoirudin meninjau fasilitas pengolahan sampah Refuse Derived Fuel (RDF) di Rorotan, Jakarta Utara pada Rabu (11/3/2026) lalu.

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan optimalisasi pengelolaan sampah di Jakarta sekaligus menindaklanjuti peristiwa longsornya tumpukan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang.

Dalam kunjungan tersebut, Khoirudin menyampaikan duka cita atas insiden longsor di Bantar Gebang. Ia menilai, volume sampah Jakarta yang besar membutuhkan solusi jangka panjang dalam sistem pengelolaannya.

“Jika tidak disiapkan solusi permanen, maka risiko seperti longsor di Bantar Gebang bisa terus berulang," kata Khoirudin kepada wartawan, Kamis (12/3/2026).

"Karena itu pemerintah telah menganggarkan dana triliunan rupiah untuk pembangunan fasilitas RDF agar pengolahan sampah Jakarta berjalan maksimal, aman bagi lingkungan, dan berkelanjutan,” tambah dia.

Ia menjelaskan, fasilitas RDF di Rorotan saat ini masih beroperasi secara bertahap dengan kapasitas pengolahan sekitar 700 ton sampah per hari. 

Kapasitas tersebut ditargetkan meningkat hingga 2.500 ton per hari setelah operasional berjalan optimal dan seluruh sistem pendukung terpenuhi.

Menurut Khoirudin, pembangunan fasilitas RDF menjadi bagian dari solusi jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan Jakarta terhadap TPST Bantar Gebang.

“Fasilitas RDF seperti di Rorotan ini adalah bagian dari solusi jangka panjang. Jika dibangun di beberapa titik, kita bisa mengurangi beban sampah ke Bantar Gebang hingga sekitar 30 persen," ujar Khoirudin.

Ia juga mengajak masyarakat berperan dalam pengelolaan sampah dengan mulai memilah sampah dari rumah.

“Masalah sampah adalah tanggung jawab bersama. Saya mengajak seluruh warga Jakarta untuk mulai memilah sampah dari rumah, karena pengelolaan yang baik di hulu akan menentukan keberhasilan sistem pengolahan sampah di hilir," tandasnya.sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: