Presiden Joseph Aoun Kutuk Serangan Udara Israel yang Menewaskan Tentara Lebanon
BeritaNasional.com - Presiden Lebanon, Joseph Aoun, menyatakan keprihatinannya setelah dua tentara Lebanon tewas dalam serangan udara Israel di kawasan selatan negara itu, tepatnya di jalan Zebdine-Nabatieh. Dalam pernyataan resmi yang dipublikasikan melalui X, Aoun menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan memanggil pejabat keamanan tinggi untuk membahas insiden terbaru ini.
“Presiden Aoun menekankan bahwa menargetkan institusi militer, yang seharusnya menjadi simbol persatuan nasional dan pelindung stabilitas serta kedaulatan, jelas bertentangan dengan seruan Lebanon maupun komunitas internasional untuk memperkuat tentara agar bisa menegakkan otoritas negara di seluruh wilayah dan memastikan senjata hanya berada di tangan angkatan bersenjata resmi,” bunyi pernyataan tersebut.
Ketegangan meningkat karena Israel dan Amerika Serikat telah menegaskan bahwa mereka mengharapkan Tentara Lebanon untuk menghadapi dan menonaktifkan kelompok Hezbollah. Jika tidak, ancaman kampanye militer Israel yang lebih luas dan tak terbatas akan terus berlanjut.
Insiden hari ini menandai eskalasi terbaru, setelah dua tentara Lebanon menjadi korban serangan udara Israel yang menyasar posisi militer di selatan Lebanon. Serangan ini menimbulkan kekhawatiran akan meningkatnya ketegangan regional dan dampak pada stabilitas internal Lebanon.
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
HUKUM | 22 jam yang lalu







