Kapolri Ingatkan Bahaya Narasi Pemecah Belah: Jangan Rusak Persatuan Bangsa
BeritaNasional.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyerukan seluruh pihak untuk saling menjaga dan meningkatkan nilai persatuan serta kesatuan. Pesan itu disampaikan saat menghadiri safari Ramadhan di Masjid Al-Adzim Polda Riau, Pekanbaru, Selasa (17/3/2026).
Karena, di tengah upaya untuk Polri selalu menjunjung tinggi demokrasi. Perlu diingat bahwa semua pihak juga harus mampu mencegah narasi-narasi yang memecah belah bangsa.
"Yang selalu saya titipkan jangan sampai kemudian kegiatan-kegiatan tersebut disusupi oleh hal-hal yang sifatnya bisa memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa yang kemudian bisa menimbulkan kemunduran," ujar Sigit dalam keterangan tertulisnya, dikutip Rabu (18/3/2026).
Dilanjutkan Sigit, persatuan dan kesatuan merupakan kunci utama untuk menghadapi segala tantangan bangsa.
Apalagi, Indonesia bakal menghadapi bonus demografi yang harus dikelola dengan baik demi menjadi lompatan Indonesia menuju negara maju.
"Jadi di tengah dinamika perbedaan yang ada. Namun satu hal kita tetap harus bersatu untuk bisa mengawal Indonesia ini betul-betul bisa menjadi negara sesuai dengan visi kita ke depan menjadi negara besar, negara yang berada di posisi nomor tiga ataupun nomor empat di dunia," ucap Sigit.
Oleh sebab itu, Sigit menyebut, seluruh elemen bangsa, harus mempersiapkan diri dengan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Agar kekayaan alam Indonesia bisa dikelola dengan baik, demi terciptanya kemandirian bangsa untuk generasi selanjutnya.
"Kita juga menghadapi situasi global yang mau tidak mau tentunya kita juga harus selalu waspada. Di satu sisi tentunya kita terus harus mengikuti dan mempersiapkan diri menghadapi situasi yang ada," tutur Sigit.
Sigit menegaskan, Pemerintah tentunya berusaha untuk melakukan mitigasi terkait dengan situasi global, yang bisa berdampak terhadap situasi di dalam negeri. Menurutnya, apapun yang dikerjakan oleh pemerintah tentunya bagian dari upaya untuk menjaga agar di tengah situasi krisis global yang ada.
"Indonesia tetap terus bisa terjaga, ekonomi Indonesia tetap bisa tumbuh. Dan harapan kita program-program untuk mengawal Indonesia menuju ataupun mencapai tujuan nasional, masyarakat yang adil dan sejahtera, tentunya ini menjadi harapan kita bersama yang harus kita jaga," tutur Sigit.
Guna mengawal tujuan tersebut, Sigit memastikan Polri terus menjalin kemitraan untuk membangun community policing. Sehingga, Korps Bhayangkara bersama elemen masyarakat terus menjaga stabilitas Kamtibmas sebagai modal utama pembangunan dan pertumbuhan perekonomian Indonesia.
Salah satunya lewat Safari Ramadan bertemu tokoh agama, masyarakat, rektor Universitas, tokoh serikat pekerja/buruh, ormas/LSM, mahasiswa dan kelompok ojek online. Lalu, melakukan penandatanganan prasasti renovasi Masjid Al-Adzim Polda Riau dan mengukuhkan Satgas PHK Riau dan ojol kamtibmas Presisi.
"Jadi kegiatan Safari Ramadhan ini merupakan roadshow kami untuk terus meningkatkan hubungan silaturahmi, soliditas dengan seluruh elemen masyarakat menghadapi situasi dan kondisi yang ada, yang tentunya kita sangat paham bahwa ada berbagai macam dinamika di lapangan yang tentunya harus kami jaga," kata Sigit.
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 19 jam yang lalu
EKBIS | 18 jam yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu






