Wacana Efisiensi Anggaran, DPR Ingatkan Anggaran Pendidikan Jangan Dipangkas

Oleh: Ahda Bayhaqi
Rabu, 18 Maret 2026 | 10:12 WIB
Ilustrasi pelajar. (Beritanasional/Oke Atmadja)
Ilustrasi pelajar. (Beritanasional/Oke Atmadja)

BeritaNasional.com -  Wacana Efisiensi Anggaran, DPR Ingatkan Anggaran Pendidikan Jangan Dipangkas

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani berharap pemerintah tidak memangkas anggaran pendidikan di tengah rencana efisiensi anggaran.

Namun, Lalu mendukung rencana efisiensi anggaran sebagai langkah strategis menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2026.

Politikus PKB ini menilai, upaya efisiensi anggaran merupakan langkah tepat dan rasional untuk  menjaga stabilitas fiskal. Lalu menyebut, pemerintah perlu mengambil langkah antisipatif untuk memastikan ruang fiskal tetap terjaga, sehingga berbagai program prioritas nasional dapat terus berjalan secara berkelanjutan.

"Dalam situasi tekanan ekonomi global seperti saat ini, efisiensi anggaran menjadi langkah yang tidak terhindarkan. Ini penting untuk menjaga kesehatan fiskal dan memastikan defisit APBN tetap terkendali," ujar Lalu, dalam keterangannya, dikutip Rabu (18/3/2026).

Pemerintah diingatkan supaya kebijakan efisiensi dilakukan secara cermat, terukur, dan selektif dengan mempertimbangkan dampak terhadap sektor strategis, terutama sektor pendidikan.

Lalu menegaskan, anggaran pendidikan bukan anggaran yang menjadi sasaran pemangkasan karena memiliki dampak langsung terhadap kualitas sumber daya manusia.

"Pendidikan adalah investasi jangka panjang bangsa. Jika anggaran pendidikan dipangkas, maka dampaknya akan langsung dirasakan dalam proses pembelajaran, mulai dari keterbatasan fasilitas, berkurangnya program peningkatan kompetensi guru, hingga terganggunya berbagai program strategis pendidikan," ucapnya.

Lalu juga mengungkap kekhawatiran bahwa pengurangan anggaran pendidikan dapat berimplikasi pada menurunnya kualitas layanan pendidikan di berbagai daerah, khususnya di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan akses dan sarana prasarana. Kondisi tersebut berpotensi memperlebar kesenjangan pendidikan antarwilayah.

Lebih lanjut, Lalu menekankan pentingnya menjaga amanat konstitusi terkait alokasi anggaran pendidikan, serta memastikan bahwa setiap kebijakan fiskal tetap berpihak pada peningkatan kualitas pendidikan nasional.

Sebagai bentuk komitmen pengawasan, Komisi X DPR RI akan segera melakukan pembahasan secara intensif dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) serta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek). 

Pembahasan ini bertujuan untuk mengkaji secara menyeluruh rencana efisiensi anggaran, sekaligus memastikan bahwa sektor pendidikan tidak terdampak secara signifikan.

"Komisi X akan mendalami rencana efisiensi ini bersama mitra kerja kami. Kami ingin memastikan bahwa kebijakan efisiensi tidak mengorbankan kualitas pendidikan dan tetap menjamin keberlanjutan berbagai program pendidikan," pungkasnya. sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: