Diprotes Pemudik di Pelabuhan Ketapang, Menhub Merespons Begini

Oleh: Bachtiarudin Alam
Rabu, 18 Maret 2026 | 14:07 WIB
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi. (Foto/Kemenhub)
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi. (Foto/Kemenhub)

BeritaNasional.com - Viral di media sosial merekam protes para sopir dan pemudik saat kunjungan Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi ke Pelabuhan Ketapang pada Selasa (17/3/2026) kemarin.

Protes itu sebagaimana rekaman yang diunggah lewat akun Instagram @banyuwangi24jam, terlihat Dudy yang baru tiba diklason pemudik yang kecewa karena telah mengantre berjam-jam untuk menyeberang ke Bali.

“Sejumlah pemudik menilai kedatangan Menhub tidak diiringi dengan respons terhadap kondisi antrean panjang yang mereka alami. Bahkan, kemarahan memuncak saat kapal yang sebelumnya disebut mengalami gangguan justru digunakan untuk mengangkut rombongan pejabat,” tulis keterangan dalam akun tersebut.

Merespons kejadian tersebut, Menhub Dudy Purwagandhi memahami pemudik merasa kecewa. Namun, dia memastikan kedatangan kala itu tidak menggunakan kendaraan, melainkan jalan kaki saat melakukan pengecekan di area tersebut. 

"Jadi, karena kemarin mungkin karena teman-teman pemudik sudah lama menunggu, jadi agak marah mungkin ya, tapi saya juga memahami. Namun, kami juga ke sana tidak dengan menggunakan kendaraan. Jadi, begitu ya," kata Dudy usai pelepasan Mudik Gratis Polri Presisi di Polda Metro Jaya pada Rabu (18/3/2026).

Kehadirannya di lokasi, lanjut Dudy, sebagai upaya melakukan koordinasi untuk mengatasi kepadatan di Pelabuhan. Saat itu, dia pun tidak menggunakan kendaraan untuk menyeberang, karena antrean yang masih panjang.

"Jadi, kalau pejalan kaki memang tidak menunggu karena kan tidak dengan kendaraannya. Itu saja sih sebenarnya. Jadi, kami semua rombongan masuk ke feri sebagai pejalan kaki," ujarnya.

Sementara itu, dari hasil koordinasi, Dudy menyebut seluruh pihak telah menyusun rencana untuk mengecek Pelabuhan Ketapang dan mengatasi kepadatan di Gilimanuk. Rencana ini disiapkan agar masyarakat yang merayakan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri tidak terganggu.

"Harapannya bahwa permasalahan atau kepadatan di Gilimanuk dapat kita segera selesaikan sebelum Hari Raya Nyepi. Itu yang menjadi tujuan kami,” tuturnya.

“Memastikan betul bahwa saudara-saudara kita yang merayakan Nyepi juga tidak terganggu, berjalan dengan baik, kemudian juga saudara-saudara kita yang nanti akan merayakan Idul Fitri bisa segera terseberangi. Itu saja sebenarnya itu," tandasnya.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: