Satgas Damai Cartenz Bantah Tudingan Pesawat AMA Dibakar KKB karena Mobilisasi dan Logistik Militer

Oleh: Bachtiarudin Alam
Minggu, 05 Juli 2026 | 07:37 WIB
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz Kombes Yusuf Sutejo. (BeritaNasional/Humas Polri)
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz Kombes Yusuf Sutejo. (BeritaNasional/Humas Polri)

BeritaNasional.com - Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz membantah tudingan informasi soal pesawat PT AMA Air yang dibakar kelompok kriminal bersenjata (KKB) karena digunakan untuk mobilisasi pasukan dan logistik militer.

Menurut Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz Kombes Yusuf Sutejo, AMA Air telah menjalankan misi kemanusiaan di Tanah Papua yang sudah berlangsung sejak lama, bahkan tercatat sudah sekitar 67 tahun lalu.

”Berdasarkan keterangan yang kami peroleh, PT AMA telah melayani penerbangan misi kemanusiaan dan pelayanan keagamaan di Papua selama 67 tahun. Baru kali ini mereka mengalami peristiwa yang sangat tragis seperti ini,” kata Yusuf dikutip Minggu (5/7/2026).

Sebelumnya diberitakan, pesawat milik AMA Air dengan nomor registrasi PK-RCY menjadi sasaran pembakaran KKB. Selain membakar pesawat, pilot Nicholas F. Gosselin, warga negara Amerika Serikat (AS) juga menjadi korban jiwa dalam insiden tersebut.

”PT AMA Air murni menjalankan pelayanan bagi gereja-gereja dan masyarakat di wilayah pedalaman Papua,” terangnya.

Karena itu, Satgas Operasi Damai Cartenz memastikan penyidikan akan terus dilakukan secara profesional sampai tuntas. Dengan tujuan mengungkap seluruh pelaku serta motif di balik aksi kriminal tersebut.

Jenazah pilot Nicholas F. Gosselin juga telah berhasil dievakuasi oleh petugas TNI-Polri. Sementara untuk tujuh penumpang warga dipastikan selamat dari penyerangan KKB yang menyasar pesawat tersebut.sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: