900 Gol Messi: Rivalitas Abadi dengan Cristiano Ronaldo Berlanjut
BeritaNasional.com - Lionel Messi membuat sejarah di Chase Stadium pada Rabu malam, 19 Maret 2026, dengan mencetak gol ke-900 sepanjang kariernya dalam laga CONCACAF Champions Cup melawan Nashville SC.
Setelah leg pertama berakhir tanpa gol di Nashville, Messi hanya butuh tujuh menit di babak kedua untuk membuka skor.
Sang superstar Argentina menerima umpan rendah dari Sergio Reguilon, mengatur ruang, dan melepaskan tembakan kaki kiri yang melesat melewati kiper Brian Schwake.
Gol ini menandai tonggak penting dalam karier Messi, tetapi kegembiraan sedikit ternoda saat Cristian Espinoza menyamakan skor pada menit ke-74. Hasil 1-1 itu membuat Inter Miami tersingkir di babak 16 besar karena aturan gol tandang.
Messi Gabung “900 Club” Cristiano Ronaldo
Meskipun timnya gagal lolos, penggemar Inter Miami tetap menyaksikan momen bersejarah. Messi menjadi pemain kedua dalam sejarah yang mencetak 900 gol untuk klub dan timnas, menyusul Cristiano Ronaldo yang mencapainya pada 2024 saat membela Portugal di Nations League.
Messi mencatat rekor ini dalam 1.142 pertandingan, lebih cepat dibanding Ronaldo yang membutuhkan 1.236 laga. Saat ini, Ronaldo telah mengumpulkan 965 gol dan menargetkan 1.000 gol sebelum pensiun, sehingga Messi masih memiliki tantangan besar untuk menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa.
Mayoritas gol Messi dicetak saat berseragam Barcelona, yakni 672 gol dari 778 pertandingan. Di Paris Saint-Germain, ia menambah 32 gol dalam 75 laga, dan sejauh ini 81 gol dalam 92 pertandingan untuk Inter Miami.
Di tingkat internasional, Messi adalah pencetak gol terbanyak Argentina dengan 115 gol dalam 196 pertandingan, termasuk 7 gol di Piala Dunia 2022 yang dimenangkan Argentina.
Tim yang paling sering dibobol Messi adalah Sevilla (38 gol), diikuti Atletico Madrid (32), Valencia (31), Athletic Bilbao (29), serta Real Madrid dan Real Betis (26).
Momen gol ke-900 ini menjadi bukti konsistensi dan ketajaman Messi, sekaligus mengingatkan dunia bahwa sang maestro Argentina masih berada di puncak permainan meski usianya sudah 38 tahun.
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







