PBB Tingkatkan Bantuan untuk Jutaan Pengungsi di Lebanon

Oleh: Tim Redaksi
Kamis, 19 Maret 2026 | 15:40 WIB
Ilustrasi bendera Lebanon (BeritaNasional/Pixabay)
Ilustrasi bendera Lebanon (BeritaNasional/Pixabay)

BeritaNasional.com - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bersama mitra kemanusiaannya terus menyalurkan bantuan bagi warga Lebanon yang terpaksa mengungsi akibat serangan Israel.

Bantuan mencakup makanan, air bersih, perawatan medis, tempat penampungan, dan paket nutrisi, menurut Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA).

"Hingga tadi malam, menurut Kementerian Kesehatan Masyarakat Lebanon, 912 orang tewas dalam serangan Israel, dengan lebih dari 2.200 lainnya terluka," ungkap OCHA dalam keterangannya, Kamis (19/3/2026).

Serangan terbaru menimpa pusat Beirut, meruntuhkan gedung bertingkat di Bashoura dan menyebabkan kerusakan di kawasan Zoqaq al-Blat serta Basta.

Lebih dari satu juta orang, termasuk 367.000 anak-anak, kini mengungsi. IDF memerintahkan warga untuk pindah ke utara Sungai Zahrani setelah sebelumnya meminta pengungsian di Kota Tyre dan kamp-kamp pengungsi Palestina di sekitarnya.

Serangan juga berdampak pada layanan kesehatan. Tiga rumah sakit pemerintah dilaporkan mengalami kerusakan signifikan, menghambat penanganan medis bagi warga terdampak.

Dalam upaya meredakan dampak krisis, Badan Pengungsi PBB dan mitra mendistribusikan ribuan kasur, alas tidur, selimut, lampu tenaga surya, serta perlengkapan dasar ke lokasi penampungan kolektif. UNICEF menyalurkan paket kebersihan dan perlengkapan menstruasi, serta ratusan ribu liter air bersih.

Lebih dari 350.000 liter bahan bakar juga disediakan untuk menjaga pasokan air tetap berjalan. Selain itu, bantuan gizi selama sebulan diberikan kepada hampir 8.000 anak balita, remaja putri, serta ibu hamil dan menyusui.

Krisis ini menegaskan bahwa jutaan warga Lebanon kini sangat bergantung pada bantuan internasional, di tengah ketegangan yang terus meningkat dan serangan yang tidak menunjukkan tanda mereda.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: