ASDP Ajak Masyarakat Manfaatkan Diskon Tarif Ferry, Kuota Masih Tersedia

Oleh: Panji Septo R
Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:05 WIB
Kendaraan pemudik memasuki kapal penyeberangan. (BeritaNasional/dok ASDP)
Kendaraan pemudik memasuki kapal penyeberangan. (BeritaNasional/dok ASDP)

BeritaNasional.com - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan program stimulus diskon tarif penyeberangan yang masih tersedia luas untuk perjalanan arus balik Lebaran 2026.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengatakan, program ini telah digunakan lebih dari 1,06 juta pengguna jasa di berbagai lintasan nasional.

Heru menjelaskan, potongan biaya hingga 100 persen untuk tarif jasa pelabuhan merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah agar perjalanan menjadi lebih terjangkau.

Ia menegaskan, masyarakat masih memiliki kesempatan besar untuk mendapatkan tarif hemat melalui pemesanan tiket lebih awal.

“Kami mengimbau masyarakat merencanakan perjalanan arus balik sejak dini dan segera memesan tiket melalui Ferizy,” ujar Heru dalam keterangan tertulis, Sabtu (21/3/2026).

“Kuota program masih tersedia luas, sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal,” lanjutnya.

Hingga 18 Maret 2026 pukul 23.59 WIB, penyerapan stimulus tercatat sebesar Rp10,5 miliar atau sekitar 29,58 persen dari target, dengan jumlah pengguna jasa mencapai 44,43 persen.

Perbedaan persentase tersebut dipengaruhi oleh variasi tipe kendaraan dan lintasan yang memanfaatkan program.

Program ini berlaku di tujuh lintasan dan 14 pelabuhan, di antaranya Merak–Bakauheni, Ketapang–Gilimanuk, Lembar–Padangbai, Kupang–Rote, Kupang–Kalabahi, Kupang–Hansisi, dan Galala–Namlea.

“Pergerakan masyarakat yang berbeda di tiap wilayah membuat serapan program berjalan dinamis,” tuturnya.

Berdasarkan data Posko Merak pada periode H-1 Lebaran (20 Maret 2026), tercatat 20.540 penumpang menyeberang atau turun 33,5 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebanyak 30.885 orang.

Total kendaraan juga turun 31,6 persen menjadi 6.203 unit dari sebelumnya 9.066 unit.

Penurunan tersebut menunjukkan banyak pengguna jasa melakukan perjalanan lebih awal sehingga arus mudik tidak terpusat pada satu waktu.

“ASDP mengoperasikan 28 hingga 33 kapal per hari secara fleksibel serta menerapkan delaying system di sejumlah buffer zone. Pengaturan ini didukung 1.185 personel di Merak dan 741 personel di Bakauheni,” ucapnya.

Dari sisi layanan digital, Ferizy terus dioptimalkan agar pengguna dapat membeli tiket hingga H-60 sebelum keberangkatan, dengan penerimaan tiket melalui WhatsApp atau email, serta berbagai opsi pembayaran digital.

Secara kumulatif, arus dari Jawa ke Sumatera pada periode H-10 hingga H-1 mencapai 817.456 penumpang atau naik 2,4 persen dibanding tahun lalu sebanyak 798.141 orang.

“Total kendaraan juga naik 7,7 persen menjadi 218.218 unit. Sementara arus dari Sumatera ke Jawa tercatat 386.942 penumpang atau naik 3,9 persen dibanding tahun lalu, dengan total kendaraan 79.404 unit atau meningkat 9 persen,” ujar Heru.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: