Prabowo Pastikan MBG Tetap Jalan: Lebih Baik Uang Negara untuk Anak Makan
BeritaNasional.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen melanjutkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai keberpihakan negara untuk anak-anak dan kelompok rentan.
Menurut Prabowo, lebih baik uang negara digunakan untuk gizi anak-anak, daripada dikorupsi.
"Saya akan bertahan sedapat mungkin. Daripada uang-uang dikorupsi, lebih baik rakyat saya bisa makan. Anda enggak lihat anak-anak yang stunting? Saya lihat. Saya kampanye sekian kali, saya di desa-desa, saya lihat. Umurmu berapa? 11 tahun. Badannya anak 4 tahun. Saya aku yakin saya berada di jalan yang benar. Uang kita ada," ujar Prabowo dikutip dalam siaran pers Badan Komunikasi Pemerintah pada Minggu (22/3/2026).
Menurut Prabowo, MBG juga memiliki dampak ekonomi berupa penciptaan lapangan kerja dari sektor produksi sampai rantai pasok pangan.
"MBG nanti di puncaknya kita akan punya 31 ribu dapur. Katakanlah, untuk gampang, hitungnya 30 ribu dapur. Tiap dapur mempekerjakan 50 orang. Itu sudah 1,5 juta kerja. Tiap dapur menciptakan vendor-vendor supplier antara 5-10 vendor tiap dapur yang jual telur, yang jual wortel, yang jual sayur, tiap vendor ini empiris mempekerjakan sekitar 5 petani. Jadi itu sudah berapa? Sudah 50 lagi. Another 1,5 juta orang kerja," kata Prabowo.
Ketum Partai Gerindra ini mengakui masih terdapat kekurangan dalam implementasi program, namun pemerintah telah mengambil langkah tegas untuk melakukan penertiban.
"Ada seribu, lebih seribu (dapur) yang sudah kita tutup," ucapnya.
Prabowo juga menegaskan, pembiayaan program ini tidak berasal dari utang baru, melainkan dari efisiensi dan pengurangan kebocoran anggaran negara. "Uang kita ada. Tinggal kita organisir, kita kurangi kebocoran," tegasnya.
Menurut Prabowo, program MBG merupakan bagian dari upaya memastikan manfaat ekonomi benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas, khususnya kelompok bawah yang selama ini belum sepenuhnya menikmati hasil pembangunan.
"Rakyat kita sebagian besar sudah terlalu lama tidak menikmati kebaikan daripada ekonomi kita," pungkasnya.
EKBIS | 1 hari yang lalu
PERISTIWA | 10 jam yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







