Marquez Ungkap Penyebab Gagal Podium di MotoGP Brasil: Aspal Terlepas di Tikungan
BeritaNasional.com - Harapan Marc Marquez untuk meraih podium pada MotoGP Brasil harus pupus setelah terhambat kondisi lintasan yang memburuk di Sirkuit Goiânia, Senin (23/3/2026) dini hari WIB. Pembalap Ducati Lenovo Team itu akhirnya finis di posisi keempat usai mengalami kesalahan krusial saat balapan.
Marquez sebelumnya tampil impresif dengan meraih kemenangan pertamanya musim ini pada sesi sprint, Sabtu. Namun, saat balapan utama, ia melakukan kesalahan di tikungan yang sama ketika sebelumnya sukses menyalip Fabio Di Giannantonio.
Dalam balapan tersebut, Marquez terlibat duel ketat memperebutkan posisi ketiga bersama Di Giannantonio, di belakang duo Aprilia Racing, yakni Marco Bezzecchi dan Jorge Martin. Bezzecchi sendiri tampil dominan sejak awal hingga finis terdepan.
Persaingan semakin ketat ketika Martin memanfaatkan duel antara Marquez dan Di Giannantonio untuk menyalip keduanya pada lap awal. Pembalap VR46 tersebut sempat mempertahankan posisinya sebelum akhirnya Marquez merebut kembali posisi dengan empat lap tersisa.
Namun, tak lama berselang, Marquez kehilangan kendali akibat lintasan licin yang mengalami degradasi. Insiden tersebut juga membuat jarak balapan dipangkas dari 31 lap menjadi 23 lap demi alasan keselamatan.
“Podium sebenarnya mungkin diraih, tetapi sayangnya saya melakukan kesalahan di tikungan di mana aspalnya mulai terlepas,” ujar Marquez dikuti dari Crash, Senin (23/3/2026)
Ia menjelaskan bahwa kondisi lintasan sebenarnya masih memungkinkan untuk balapan, namun terdapat titik tertentu yang sangat licin. “Jika Anda menyentuh titik itu, permukaannya sangat licin. Saya kehilangan kendali bagian depan dan melebar,” tambahnya.
Marquez mengaku memilih bermain aman setelah insiden tersebut, meski harus kehilangan posisi. “Saya tahu Di Giannantonio berada dekat dan akan menyalip, tetapi lebih baik finis keempat daripada mengalami kecelakaan,” katanya.
Sementara itu, ia juga menilai manuver Di Giannantonio yang sempat menyalipnya sebagai bagian dari strategi balapan. “Itu satu-satunya cara untuk menyalip di sini karena sulit memanfaatkan slipstream di lintasan lurus,” jelasnya.
Hasil ini membuat Marquez kini berada di posisi kelima klasemen sementara MotoGP dengan selisih 22 poin dari Bezzecchi yang memimpin. Ia mengaku tetap puas dengan performanya secara keseluruhan sepanjang akhir pekan.
“Dibandingkan dengan Thailand, saya merasa jauh lebih baik. Kami harus terus meningkatkan performa, tetapi ini adalah akhir pekan yang baik,” ujarnya.
Di sisi lain, Di Giannantonio kini menjadi pembalap Ducati terbaik di klasemen dengan menempati posisi keempat, tertinggal 19 poin dari Bezzecchi. Sementara rekan setim Marquez, Francesco Bagnaia, harus mengakhiri balapan lebih awal setelah terjatuh dari posisi ke-11.
Sumber: Crash
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu




