Arus Balik Lebaran Diprediksi Padat, Pengendara Diminta Tak Parkir di Bahu Jalan Tol

Oleh: Bachtiarudin Alam
Selasa, 24 Maret 2026 | 08:22 WIB
Petugas memberi arah kepada pemudik yang melintas di Tol Cikampek. (BeritaNasional/Elvis Sendouw)
Petugas memberi arah kepada pemudik yang melintas di Tol Cikampek. (BeritaNasional/Elvis Sendouw)

BeritaNasional.com - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho mengimbau pengendara tidak beristirahat di bahu jalan tol. Hal itu seiring prediksi tingginya volume arus balik Lebaran yang akan dimulai Selasa (24/3/2026) hari ini.

"Fenomena tentang parkir di bahu jalan tol, istirahat di jalan tol tentunya tidak boleh terjadi. Namun masih banyak yang terjadi apalagi pada saat mau buka puasa kemarin, pada saat mau buka, mau sahur pada jam-jam tertentu masih ada yang parkir di bahu jalan," kata Agus kepada wartawan.

Agus mengatakan sejumlah kebijakan lalu lintas telah disiapkan dalam menghadapi arus balik Lebaran. Namun, ia juga mengajak para pengendara tertib berkendara sehingga kepadatan lalu lintas tidak terjadi.

Dia mengimbau pengendara tidak berhenti untuk beristirahat di bahu jalan tol atau memaksa masuk ke rest area yang sudah penuh hingga penumpukan kendaraan terjadi di lokasi.

"Kami mengharapkan kepada pengguna jalan, mohon dengan hormat agar supaya bisa mengatur perjalanan dengan baik di mana harus istirahat. Mungkin boleh keluar dari tol untuk sekadar relaksasi atau kuliner di jalan kabupaten habis itu masuk lagi ke jalan tol,” kata dia.

“Sehingga tidak mengganggu perjalanan rekan-rekan kita yang pada saat itu nanti akan terjadi lonjakan yang cukup tinggi," tambah dia.

Perlu diketahui, One Way Nasional Arus Balik bakal digelar hari ini dimulai Pukul 14.00 WIB. Sistem rekayasa lalu lintas satu arah itu akan berlangsung dari Km 414 Tol Kalikangkung hingga Km 70 Tol Cikampek Utama.

Meski dimulai hari ini, kebijakan one way nasional untuk arus balik juga masih bisa memungkinkan diperpanjang hingga Kamis (26/3/2026) jika arus kendaraan menuju Jakarta tergolong tinggi.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: