Igor Tudor Terancam Dipecat, Tottenham Spur Bidik Adi Hutter
BeritaNasional.com - Tottenham Hotspur dikabarkan menyorot Adi Hutter sebagai kandidat serius untuk menggantikan Igor Tudor yang menjabat sementara di North London. Tudor dinilai gagal memberikan dampak signifikan sejak menggantikan Thomas Frank bulan lalu.
Sejak ditunjuk, Tudor hanya mampu meraih satu kemenangan dalam tujuh pertandingan, termasuk hasil imbang 1-1 melawan Liverpool di Anfield dan kemenangan 3-2 atas Atletico Madrid di Liga Champions, meski akhirnya tersingkir dengan agregat 7-5.
Kekalahan telak 0-3 dari Nottingham Forest pada pekan lalu membuat Spurs berada di posisi 17 klasemen Premier League, hanya satu poin di atas zona degradasi dengan tujuh laga tersisa.
Asisten Tudor, Bruno Salter, menyatakan dukungan penuh klub meski Tudor absen menghadapi media karena wafatnya ayahnya.
“Kami semua memiliki tujuan yang sama: bertarung sampai akhir musim dan memastikan Spurs tetap di Premier League,” kata Salter.
Menurut laporan Football Insider, Tudor kemungkinan besar akan dipecat dalam 24-48 jam ke depan. Roberto De Zerbi muncul sebagai target utama, dengan syarat klub berhasil selamat dari degradasi.
Namun, Spurs juga menyiapkan rencana cadangan, dan Hutter, mantan pelatih Monaco dan Eintracht Frankfurt, disebut kandidat kuat.
Adi Hutter, 56 tahun, terakhir menangani Monaco hingga Oktober 2025 dengan rekor kemenangan 51,61% dari total pertandingan.
Pelatih asal Austria ini dikenal dengan gaya permainan agresif dan proaktif. Kariernya dimulai di Red Bull Salzburg Juniors, lalu sukses bersama Young Boys dengan gelar Swiss Super Lig 2017-18, sebelum menimba pengalaman di Bundesliga bersama Eintracht Frankfurt dan Borussia Mönchengladbach.
Tottenham memiliki waktu hampir tiga minggu sebelum kembali ke kompetisi Premier League, menjelang laga tandang melawan Sunderland pada 12 April, untuk mempertimbangkan keputusan pergantian pelatih.
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu




