Tottenham Berpisah dengan Igor Tudor, Performa Buruk Jadi Pemicu

Oleh: Harits Tryan
Senin, 30 Maret 2026 | 00:01 WIB
Igor Tudor manajer interim Tottenham Hotspur. (Foto/doc. Juventus)
Igor Tudor manajer interim Tottenham Hotspur. (Foto/doc. Juventus)

BeritaNasional.com - Tottenham Hotspur resmi berpisah dengan pelatih kepala Igor Tudor setelah hanya 44 hari menjabat. Keputusan tersebut diambil atas kesepakatan bersama, sebagaimana diumumkan klub pada Minggu.

Tudor yang baru ditunjuk bulan lalu hanya mampu mempersembahkan satu kemenangan dari tujuh pertandingan. Hasil tersebut membuat Spurs kian terpuruk di papan bawah dan kini berada di peringkat ke-17 Liga Inggris, hanya terpaut satu poin dari zona degradasi.

Pelatih berusia 47 tahun itu sebelumnya menggantikan Thomas Frank dalam kapasitas jangka pendek. Satu-satunya kemenangan yang diraih terjadi saat menghadapi Atletico Madrid, namun hasil itu tidak cukup menyelamatkan tim dari tersingkir di babak 16 besar Liga Champions dengan agregat 5-7.

Laga terakhir Tudor bersama Spurs adalah kekalahan 0-3 dari Nottingham Forest. Tak lama setelah pertandingan tersebut, ia juga menghadapi duka pribadi setelah ayahnya meninggal dunia.

Dalam pernyataan resminya, Tottenham menyampaikan apresiasi kepada Tudor beserta stafnya.

“Kami dapat mengonfirmasi bahwa telah disepakati bersama bagi pelatih kepala Igor Tudor untuk meninggalkan klub dengan segera,” demikian pernyataan klub dilansir dari ESPN.

Klub juga mengumumkan kepergian pelatih kiper Tomislav Rogic dan pelatih fisik Riccardo Ragnacci.

“Kami berterima kasih atas kerja keras mereka selama enam minggu terakhir dan turut berduka atas kehilangan yang dialami Igor serta memberikan dukungan kepada keluarganya,” lanjut pernyataan tersebut.

Untuk sementara, latihan tim akan dipimpin oleh Bruno Saltor, mengingat sebagian besar pemain tengah menjalani tugas internasional.

Manajemen Spurs menargetkan penunjukan pelatih baru dalam waktu dekat, sebelum laga tandang melawan Sunderland pada 12 April mendatang. Sejumlah nama masuk dalam radar, termasuk Roberto De Zerbi dan mantan pelatih Spurs Mauricio Pochettino.

Selain itu, opsi jangka pendek seperti Sean Dyche dan Adi Hutter juga dikaitkan dengan posisi tersebut. Spurs kini berpacu dengan waktu untuk menentukan sosok yang tepat demi menghindari ancaman degradasi di sisa musim.

Sumber: ESPNsinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: