Hanya 7 Laga, Igor Tudor Resmi Dipecat Tottenham Hotspur
BeritaNasional.com - Kebersamaan singkat antara Igor Tudor dan Tottenham Hotspur resmi berakhir. Juru taktik asal Kroasia tersebut dicoret dari posisinya sebagai Pelatih Kepala setelah hanya mendampingi tim dalam tujuh pertandingan.
Keputusan ini membuat Tudor mencatatkan rekor kelam dengan dipecat oleh dua klub berbeda dalam satu musim kompetisi yang sama.
Pihak klub mengonfirmasi bahwa perpisahan ini dilakukan atas dasar kesepakatan bersama melalui pernyataan resmi yang dirilis pada Minggu (29/3/2026).
Tidak hanya Tudor, gerbong staf kepelatihan yang ia bawa pun turut angkat kaki dari London Utara.
‘’Kami dapat mengonfirmasi bahwa telah disepakati bersama agar Pelatih Kepala Igor Tudor meninggalkan Klub dengan segera. Tomislav Rogic dan Riccardo Ragnacci juga telah meninggalkan peran mereka masing-masing sebagai Pelatih Kiper dan Pelatih Fisik,’’ bunyi pernyataan resmi klub yang dikutip dari laman resminya pada Minggu.
Manajemen Tottenham tetap memberikan apresiasi atas kerja keras yang ditunjukkan Tudor dan stafnya selama masa jabatan yang sangat singkat, yakni sekitar enam minggu.
‘’Kami berterima kasih kepada Igor, Tomislav, dan Riccardo atas upaya mereka selama enam minggu terakhir, di mana mereka bekerja tanpa lelah. Kami juga turut berduka cita atas kehilangan yang baru-baru ini dialami Igor dan mengirimkan dukungan kami kepada dia dan keluarganya di masa sulit ini,’’ lanjut pernyataan tersebut.
Pemecatan ini sejatinya sudah diprediksi oleh banyak pihak. Sejak menjabat pada 14 Februari lalu, Tudor gagal mengangkat performa The Lilywhites.
Dari tujuh laga di semua kompetisi, ia hanya mampu mempersembahkan satu kemenangan (3-2 atas Atletico Madrid), satu hasil imbang, dan menelan lima kekalahan pahit.
Keputusan pemecatan ini dikabarkan sempat tertunda selama sepekan. Hal ini dilakukan pihak klub sebagai bentuk rasa hormat agar Tudor dapat fokus menjalani masa duka menyusul kematian mendadak ayahnya.
Sebelum terdepak dari Tottenham, Tudor lebih dulu dipecat oleh raksasa Italia, Juventus, pada 27 Oktober lalu akibat rentetan hasil buruk.
Rekam jejaknya di musim 2025/2026 ini menjadi titik terendah bagi pelatih yang kenyang pengalaman di Serie A bersama Udinese, Verona, dan Lazio tersebut.
Terkait siapa yang akan mengisi kursi panas di Tottenham Stadium, pihak klub masih menutup rapat identitas calon penggantinya.
‘’Informasi terbaru mengenai pelatih kepala yang baru akan diberikan pada waktunya,’’ tandas pihak klub.
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu






