NasDem Nilai Anies Temui SBY Bukan Gerakan Politik

Oleh: Dyah Ratna Meta Novia
Kamis, 26 Maret 2026 | 13:41 WIB
Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni (BeritaNasional/Elvis)
Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni (BeritaNasional/Elvis)

BeritaNasional.com -  Partai NasDem memandang kehadiran mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan ke halalbihalal Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bukan gerakan politik. Menurut Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni, Anies datang menemui SBY sebagai orang tua untuk silaturahmi lebaran.

"Mas Anies tidak ada gerakan, dia datang ke rumah orang tua yaitu Pak SBY, silaturahmi halal bihalal, mohon maaf lahir dan batin. Tidak lebih dari itu," ujarnya kepada wartawan, Kamis (26/3/2026).

Sahroni yakin, pertemuan Anies dengan SBY tidak ada kaitan dengan politik pencapresan Pemilu 2029.

"Kita NasDem melihat Mas Anies ya namanya anak kepada orang tua, silaturahmi. Itu doang. Capres masih lama, 2029. Enggak ada niatan begitu dia," katanya.

Menurut Sahroni, dalam pertemuan tersebut juga tidak ada konsolidasi politik.

"Enggak lah, ini mah momentum Idul Fitri. Tidak akan lah bicarain konsolidasi, hal-hal lain. Hari ini fokus idul fitri memohon maaf lahir dan batin kepada orang tua," katanya.

Sebelumnya, Mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan menemui Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam momentum Hari Raya Idul Fitri. Momen pertemuan itu terekam dalam unggahan media sosial stafsus Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Merry Riana.

Pertemuan berlangsung saat halalbihalal di kediaman SBY, Cikeas, Jawa Barat, Minggu (22/3/2026).

Anies terlihat sempat berbincang dengan SBY. Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) juga terlihat dalam pertemuan tersebut.

Juru Bicara Anies Baswedan, Angga Putra Fidrian mengungkap, pertemuan tersebut dalam rangka lebaran. Anies dan AHY bicara tentang lebaran sampai situasi negara saat ini.

"Pembicaraan umum saja, tentang situasi lebaran dan situasi bangsa terkini," ujarnya kepada wartawan, Rabu (25/3/2026).sinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: