9 Paramedis Tewas dalam 5 Serangan, WHO Soroti Krisis Kesehatan Lebanon

Oleh: Tim Redaksi
Minggu, 29 Maret 2026 | 07:05 WIB
Israel terus membombardir Lebanon (Foto/Kurdistan 24)
Israel terus membombardir Lebanon (Foto/Kurdistan 24)

BeritaNasional.com - Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) melaporkan sedikitnya sembilan tenaga medis tewas dan tujuh lainnya luka-luka akibat serangkaian serangan di Lebanon selatan.

Serangan terjadi dalam lima insiden terpisah yang menargetkan tim medis saat bertugas di lapangan.

Serangan Targetkan Tenaga Medis di Beberapa Wilayah

Kepala WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, menyebut para tenaga kesehatan menjadi korban saat menjalankan tugas kemanusiaan di sejumlah desa.

Di Zoutar al-Sharqiya, lima tenaga medis dilaporkan tewas dan dua lainnya mengalami luka, salah satunya kritis. Sementara di Kfar Tibnit, dua petugas tewas dan tiga lainnya terluka.

Serangan juga terjadi di fasilitas kesehatan di Ghandouriyeh yang menewaskan satu paramedis. Korban jiwa lainnya dilaporkan di Jezzine, serta dua orang terluka di Kfar Dajjal.

WHO menegaskan, serangan berulang terhadap tenaga medis dan fasilitas kesehatan berdampak serius pada sistem layanan kesehatan di wilayah tersebut.

Saat ini:

  • 4 rumah sakit terpaksa tutup
  • 51 pusat layanan kesehatan primer tidak lagi beroperasi

Sejumlah fasilitas lain hanya berjalan dengan kapasitas terbatas, kondisi ini memperburuk akses layanan kesehatan bagi warga sipil yang terdampak konflik.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: