DPR Apresiasi Pemerintah Tidak Naikkan Harga BBM

Oleh: Ahda Bayhaqi
Selasa, 31 Maret 2026 | 14:49 WIB
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad (Beritanasional/Ahda)
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad (Beritanasional/Ahda)

BeritaNasional.com - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memberi apresiasi kepada pemerintah yang tidak menaikkan harga BBM pada 1 April 2026. Dasco mengatakan, pemerintah telah melakukan komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk DPR.

"Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia memberikan apresiasi kepada pemerintah yang setelah melakukan komunikasi dengan berbagai pihak, serta mendengarkan masukan dari berbagai pihak, termasuk Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia," ujar Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (31/3/2026).

"Barusan tadi sudah diumumkan oleh Menteri Sekretaris Negara mewakili pihak pemerintah bahwa pihak pemerintah belum berencana melakukan penyesuaian harga BBM subsidi maupun BBM non-subsidi yang adanya isu beredar di tengah masyarakat akan ada penyesuaian di tanggal 1 April besok," sambungnya.

Dasco juga mengungkap, hasil koordinasi dengan pemerintah belum ada rencana penyesuaian harga BBM subsidi maupun non subsidi dalam waktu dekat.

"Jadi kan kalau kita tanya sampai berapa lama, kalau tanya saya, saya belum tahu, mungkin pemerintah yang tahu. Tapi yang pasti pemerintah konsentrasi untuk menjaga itu," pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memberikan klarifikasi terkait isu kenaikan bahan bakar minyak (BBM) yang akan terjadi pada 1 April 2026 besok.

Pras mengatakan, Presiden Prabowo Subianto telah meminta jajarannya untuk berkoordinasi dengan Kementerian ESDM dan Pertamina terkait isu yang beredar di masyarakat ini.

Hasilnya, Pras memastikan pemerintah belum akan menaikan harga BBM dalam waktu dekat.

"Karena itu, Pertamina menyatakan belum akan melakukan penyesuaian harga baik untuk BBM subsidi maupun BBM non subsidi," kata Pras dalam keterangan resminya pada Selasa (31/3/2026).sinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: