BBM Tidak Naik, DPR: Bukti Presiden Prabowo Siap Hadapi Situasi Geopolitik

Oleh: Ahda Bayhaqi
Rabu, 01 April 2026 | 12:48 WIB
Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM), Andre Rosiade. (BeritaNasional/Panji Septo)
Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM), Andre Rosiade. (BeritaNasional/Panji Septo)

BeritaNasional.com - Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mengatakan, keputusan pemerintah tidak menaikkan harga BBM membuktikan Presiden Prabowo Subianto siap menghadapi krisis minyak dunia. Andre pun mengapresiasi dan mendukung penuh kebijakan Prabowo yang berpihak kepada masyarakat.

"Ini membuktikan bahwa pemerintah Presiden Prabowo sudah sangat siap menghadapi situasi geopolitik ini, geopolitik global ini, dan untuk itu kami DPR terutama di Komisi VI mengapresiasi langkah pemerintah Presiden Prabowo dan mendukung penuh langkah yang diambil oleh Presiden Prabowo yang sangat-sangat berpihak kepada masyarakat," ujarnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (1/4/2026).

Andre mengatakan, stok BBM di Indonesia juga masih aman. Maka, masyarakat tidak perlu khawatir akan terjadi kenaikan harga.

"Pertamina Patra Niaga akan siap melaksanakan dan mengamankan dan memastikan stok BBM aman di seluruh wilayah Indonesia," katanya 

"Jadi masyarakat tidak usah khawatir, tidak usah ngantri BBM di SPBU karena pertama BBM-nya tidak ada kenaikan dan yang kedua stoknya aman," sambung politikus Partai Gerindra ini.

Andre pun menyinggung di sejumlah negara telah menaikkan harga BBM. Termasuk juga di Asia Tenggara. Namun, Indonesia tidak ada penyesuaian harga.

"Jadi sekali lagi kami sangat mengapresiasi, apalagi kita semua tahu sudah ada 85 negara di berbagai wilayah di dunia menaikkan harga BBM, bahkan tetangga-tetangga kita di Asia Tenggara pun sudah menaikkan harga BBM ya," ucap Andre.

"Ada 6 negara sampai 7 negara tetangga kita yang sudah menaikkan harga BBM, tapi Indonesia tidak menaikkan harga BBM. Tidak ada penyesuaian," pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memberikan klarifikasi terkait isu kenaikan bahan bakar minyak (BBM) yang akan terjadi pada 1 April 2026 besok.

Menurut Pras, Presiden Prabowo Subianto telah meminta jajarannya untuk berkoordinasi dengan Kementerian ESDM dan Pertamina terkait isu yang beredar di masyarakat ini. Hasilnya, Pras memastikan pemerintah belum akan menaikan harga BBM dalam waktu dekat.

"Karena itu, Pertamina menyatakan belum akan melakukan penyesuaian harga baik untuk BBM subsidi maupun BBM non subsidi," kata Pras dalam keterangan resminya pada Selasa (31/3/2026).sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: