Pertamina: Pasokan LPG Tetap Aman Pasca-Kebakaran SPBE Cimuning, Jangan Panic Buying!

Oleh: Tim Redaksi
Kamis, 02 April 2026 | 12:51 WIB
Pendistribusian elpiji 3kg dan 5kg. (Beritanasional/Oke Atmaja)
Pendistribusian elpiji 3kg dan 5kg. (Beritanasional/Oke Atmaja)

BeritaNasional.com - Meskipun terjadi kebakaran dahsyat di area Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kota Bekasi, pada Rabu (1/4/2026) malam, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) memastikan pasokan LPG kepada masyarakat tetap aman.

“Pertamina Patra Niaga Regional JBB memastikan bahwa pasokan LPG kepada masyarakat tetap aman,” ujar Area Manager Communications, Relations & CSR Regional JBB PT Pertamina Patra Niaga Susanto August Satria dalam keterangannya, Kamis (2/4/2026).

Satria menyampaikan, pihaknya pun telah menyiapkan skema Regular Alternative Emergency (RAE) dengan dukungan suplai dari SPBE terdekat, yaitu SPBE PT Kenrope Sarana Pratama, SPBE PT Pacific Sumber Segara, dan SPBE PT Dharma Wira Sentosa. Karenanya, ia mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panic buying akibat dari kejadian tersebut.

“Karena telah disediakan titik suplai pengganti SPBE untuk tetap melayani masyarakat,” ujarnya.

Terkait dengan korban yang terdampak oleh kebakaran tersebut, Pertamina telah meminta pihak SPBE untuk melakukan penanganan yang terbaik, termasuk memastikan penanganan keluhan masyarakat dilakukan dengan baik dan optimal.

Adapun jumlah korban masih dalam proses pendataan dan akan disampaikan lebih lanjut. Piihaknya pun menyampaikan permohonan maaf atas insiden kebakaran ini.

“Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang terjadi di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji PT Indogas Andalan Kita pada Rabu, 1 April 2026, sekitar Pukul 21.00 WIB,” kata Satria.

Sebelumnya, kebakaran melanda area SPBE Cimuning, Kota Bekasi pada Rabu (1/4/2026), pukul 21.30 WIB. Api berhasil dipadamkan setelah petugas pemadam kebakaran dari sejumlah pos berjibaku bersama warga setempat.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi Idham Kholid menyampaikan sedikitnya 12 korban terluka akibat kebakaran tersebut. Namun, Idham tidak menjabarkan luka apa saja yang dialami oleh korban. Para korban luka dirujuk di empat rumah sakit yaitu, RS Kartika Husada, RSUD Kabupaten Bekasi, RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi dan RS Citra Arafiq.

Sedangkan, untuk jumlah kerugian akibat kebakaran di area dengan luas kurang lebih 2.000 meter persegi (m²) tersebut masih dalam perhitungan. Namun untuk kerusakan berat, tercatat ada tiga unit lapak, enam unit truk SPBE dan tujuh unit kendaraan roda dua.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: