Serangan Drone Rusia Tewaskan 5 Orang di Ukraina Saat Zelenskyy Kunjungi Turki
BeritaNasional.com - Rusia melancarkan serangan besar-besaran ke wilayah Ukraina pada Sabtu (4/4/2026) waktu setempat, saat Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy melakukan kunjungan ke Istanbul, Turki, untuk bertemu Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.
Dikutip dari NBC News, Angkatan Udara Ukraina dalam pernyataan daring menyebut Rusia meluncurkan 286 drone ke wilayah Ukraina sepanjang malam. Dari jumlah tersebut, sebanyak 260 drone diklaim berhasil ditembak jatuh.
Di kota Nikopol, wilayah Dnipropetrovsk, lima orang dilaporkan tewas akibat serangan tersebut. Korban terdiri atas tiga perempuan dan dua laki-laki. Selain itu, 19 orang lainnya mengalami luka-luka, termasuk seorang anak perempuan berusia 14 tahun.
Kepala administrasi militer regional Oleksandr Hanzha mengatakan, serangan itu juga menyebabkan kerusakan pada kios-kios pasar dan sebuah toko.
Sementara itu, di kota Sumy yang berada tidak jauh dari perbatasan Rusia, serangan lain melukai 11 orang, termasuk seorang remaja berusia 15 tahun.
Kepolisian Nasional Ukraina menyebut serangan tersebut menghantam kawasan permukiman. Sejumlah rumah, kendaraan, serta jaringan utilitas dilaporkan mengalami kerusakan.
Di ibu kota Kyiv, serangan pesawat nirawak memicu kebakaran di lantai pertama sebuah gedung perkantoran dan gudang berlantai tiga.
Layanan Darurat Negara Ukraina menyatakan tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam insiden di Kyiv tersebut.
Di sisi lain, Kementerian Pertahanan Rusia pada Sabtu mengklaim pasukannya menyerang “fasilitas industri militer dan energi yang digunakan oleh Angkatan Bersenjata Ukraina” menggunakan “senjata presisi jarak jauh berbasis udara dan darat, serta drone serang.”
Namun, Rusia tidak merinci lokasi fasilitas yang menjadi sasaran.
Dalam pernyataan terpisah, kementerian itu juga menyebut militer Rusia semalam menembak jatuh 85 drone Ukraina di atas sembilan wilayah Rusia, wilayah Krimea yang dianeksasi, serta Laut Hitam.
Di wilayah Rostov, Rusia, yang berbatasan langsung dengan Ukraina, satu orang dilaporkan tewas dan empat lainnya luka-luka akibat serangan.
Gubernur Rostov Yuri Slyusar mengatakan, serangan itu memicu kebakaran di sebuah gudang milik perusahaan logistik yang tidak disebutkan namanya. Selain itu, kebakaran juga terjadi di sebuah kapal kargo kering berbendera asing yang berada beberapa kilometer dari pantai.
Sementara itu, di kota Tolyatti, wilayah Samara, satu orang dilaporkan terluka.
Gubernur Samara Vyacheslav Fedorishchev menyebut atap sebuah bangunan tempat tinggal mengalami kerusakan, sementara jendela di sejumlah apartemen pecah akibat dampak serangan.
Sumber: NBC News
PERISTIWA | 17 jam yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







