Sosok Satria Kumbara, Eks TNI yang Jadi Tentara Bayaran Rusia dan Kini Dikabarkan Meninggal
BeritaNasional.com - Nama Satria Arta Kumbara kembali menjadi perbincangan hangat usia muncul kabar dirinya meninggal dunia saat bertugas sebagai tentara bayaran Rusia. Kabar tersebut ramai diperbincangkan di berbagai platform digital, termasuk akun TikTok yang dikaitkan dengannya, @zstorm689. Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi dari otoritas Rusia maupun pemerintah Indonesia terkait informasi tersebut. Siapakah Satria Kumbara? Simak profil dan sepak terjangnya yang dirangkum BeritaNasional.
Mantan Prajurit Marinir
Satria Kumbara merupakan mantan prajurit Korps Marinir TNI Angkatan Laut. Namanya mulai menjadi sorotan setelah diketahui meninggalkan Indonesia dan bergabung dengan militer Rusia di tengah konflik Rusia-Ukraina.
Keputusannya tersebut menuai perhatian publik karena statusnya sebagai mantan anggota TNI. Ia juga sempat dikabarkan kehilangan status kewarganegaraan Indonesia setelah menjadi bagian dari militer asing. Namun, ia menegaskan bahwa keputusannya ini terpaksa karena membutuhkan uang untuk keluarga.
Viral Lewat Unggahan di Media Sosial
Sebelum kabar meninggalnya beredar, Satria Kumbara aktif mengunggah sejumlah konten di media sosial. Akun TikTok @zstorm689 beberapa kali membagikan momen dirinya mengenakan seragam militer Rusia, dan berada di area penugasan, hingga memperlihatkan kehidupan sehari-hari selama menjadi tentara bayaran Rusia yang bertugas di Ukraina.
Sempat Meminta Kembali Menjadi WNI
Saat namanya viral akibat unggahan pribadinya, pada 2025, Satria sempat menyampaikan keinginannya untuk kembali menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Permintaan itu disampaikan melalui video yang beredar di media sosial. Bahkan, ia pun meminta melalui unggahannya agar ia dapat berbicara pribadi dengan Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono dan juga Presiden RI Prabowo Subianto.
Beberapa pernyataan resmi pemerintah dengan tegas menyebut bahwa Satria Kumbara secara otomatis kehilangan kewarganegaraannya di Indonesia. Namun, Menlu Sugiono menyampaikan pada 25 Juli 2025 bahwa pemerintah akan mencari formulasi terbaik terkait Satria yang hendak kembali menjadi WNI.
Hilang Kontak Sebelum Meninggal
Sebelum kabar meninggal beredar, sejumlah laporan menyebut Satria sempat hilang kontak usai terjadi serangan di wilayah tempatnya bertugas. Informasi tersebut kemudian berkembang di media sosial dan memunculkan berbagai spekulasi terkait kondisinya.
Hingga saat ini, belum terdapat pernyataan resmi yang memastikan penyebab maupun waktu pasti kematiannya. Publik pun masih menunggu klarifikasi dari pihak berwenang mengenai kabar yang beredar tersebut.
Unggahan terakhirnya pada 20 Juli 2025, Satria Kumbara mengunggah tangkapan layar pesan putrinya yang bernama Cinta mengucapkan selamat ulang tahun untuknya pada 28 Juni. Disambung jawabannya bahwa ia masih di garis depan perang. Ia pun menulis betapa ia merindukan putrinya.
(Rep: Bunga)
DUNIA | 1 hari yang lalu
PENDIDIKAN | 1 hari yang lalu
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu







