Tim Hukum JK Siapkan Laporan ke Polisi atas Tuduhan Rismon Sianipar
BeritaNasional.com - Tim hukum Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), memastikan akan menempuh jalur hukum terkait tuduhan yang dilontarkan Rismon Sianipar.
Laporan tersebut rencananya diajukan pada Senin (6/4/2026) ke aparat kepolisian. Kuasa hukum JK, Abdul Haji Talaohu, menyebut pihaknya masih mempertimbangkan lokasi pelaporan, apakah ke Bareskrim Polri atau Polda Metro Jaya, khususnya Direktorat Siber.
"Sesuai dengan arahan dan penjelasan dari Pak JK tadi, sudah kita dengar bahwa besok kami akan ke Bareskrim atau mungkin nanti antara Bareskrim atau Polda Metro di Direktur Siber. Untuk apa namanya, membuat laporan polisi. Nanti kami konsultasi dulu biasanya atas pernyataan telak yang telah mencoreng mencemarkan nama baik Pak JK," ujarnya di kediamannya, Jakarta Selatan, Minggu (5/4/2026).
Tuduhan Dinilai Cemarkan Nama Baik
Abdul menjelaskan, langkah hukum ini diambil karena pernyataan yang beredar dinilai telah merugikan nama baik JK dan menjadi perhatian publik. Isu tersebut juga berkaitan dengan polemik ijazah Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Sebenarnya diskusi kami tadi dengan Pak JK, Pak JK sangat tidak mengurusi hal remeh-temeh seperti ini. Cuma karena ini sudah masalah ini menjadi atensi publik karena berkaitan dengan teman-teman sudah tahu mempersoalkan ijazah Pak Jokowi," jelasnya lebih lanjut.
Ia menegaskan bahwa laporan terhadap Rismon merupakan bentuk upaya meminta pertanggungjawaban atas tuduhan yang dianggap tidak berdasar.
"Lalu tuduhan Rismon bahwa Pak JK mendanai gerakan yang dilakukan oleh Suryo dan kawan-kawan. Karena itu juga langkah melaporkan Resmon itu bagian dari untuk mempertanggungjawabkan pernyataan-pernyataan yang telah dia sampaikan. Karena ini soal nama baik. Dan Pak JK tadi sudah sampaikan bahwa itu adalah fitnah, tuduhan fitnah sehingga ini harus disikapi secara serius," katanya lebih lanjut.
Laporan Segera Diajukan
Tim hukum JK saat ini masih melakukan pembahasan internal sebelum menentukan lokasi pelaporan resmi ke kepolisian.
"Untuk itu besok Senin kami akan ke antara Bareskrim atau Polda, kami lagi berdiskusi dengan tim dulu," paparnya.
Langkah ini menegaskan sikap JK yang memilih jalur hukum untuk merespons tuduhan yang dinilai merugikan reputasinya di ruang publik.
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu







