Presiden Prabowo Rencanakan Renovasi 400 Ribu Rumah, Semua Kota Kebagian

Oleh: Lydia Fransisca
Senin, 06 April 2026 | 18:50 WIB
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait. (Foto/Setpres)
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait. (Foto/Setpres)

BeritaNasional.com - Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas mengenai percepatan program perumahan rakyat secara nasional di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (6/4/2026).

Dalam rapat tersebut, Presiden menegaskan akan kembali melaksanakan program bedah rumah agar seluruh rakyat Indonesia memiliki hunian yang layak.

“Barusan kami rapat bersama Bapak Presiden dan dukungan yang luar biasa dari Bapak Presiden Prabowo untuk perumahan rakyat. Satu di antaranya ada langkah strategis untuk peningkatan bedah rumah, bedah rumah rakyat," kata Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait kepada wartawan.

"Sedang dipersiapkan bersama dengan Menteri Keuangan, Mensesneg, dan Pak Seskab untuk renovasi rumah rakyat di seluruh Indonesia,” tambah dia.

Tahun ini, ungkap Ara, pemerintah menargetkan renovasi sebanyak 400 ribu rumah.

“Tahun ini semua kabupaten/kota di seluruh Indonesia mendapatkan program bedah rumah dari Bapak Presiden Prabowo. Ini program yang sangat signifikan dan akan menggerakkan ekonomi serta berkeadilan,” ujar Ara.

Tak hanya itu, Kepala Negara juga menyinggung pemanfaatan lahan negara untuk dibangun menjadi rumah susun.

Lahan milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN), termasuk sektor perkeretaapian, turut diprioritaskan untuk mendukung kebutuhan hunian masyarakat.

“Jadi bagaimana lahan-lahan negara ini bisa dikelola untuk perumahan rakyat. Nanti dikombinasikan juga untuk masyarakat berpenghasilan rendah dan menengah, supaya ada kombinasi,” ujar Ara.

Pemanfaatan lahan tidak hanya menyasar Jakarta, tetapi juga sejumlah wilayah lain seperti Bandung. Pemerintah telah mengidentifikasi sejumlah lahan potensial untuk pembangunan hunian tersebut.

“Atas arahan Presiden Prabowo, hasil kunjungan beliau ke lapangan dua minggu lalu di daerah Senen sudah mulai dibangun di kawasan Jalan Kramat. Saya bersama Pak Doni dan arahan Pak Rosan, sekitar 300 rumah di kawasan Senen," rincinya.

"Kemudian juga sedang dipersiapkan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI), 500 rumah berikutnya yang akan segera diproses. Untuk yang di Senen, akan selesai pada 15 Juni 2026, berarti dua bulan lagi,” lanjut dia.

Presiden juga telah mengarahkan Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala BPN Nusron Wahid untuk mempercepat penyediaan lahan guna mendukung program ini.

“Nantinya lahan yang dipersiapkan Pak Nusron, kita juga sudah mendapatkan arahan untuk bisa dipersiapkan pembiayaannya dan pembangunannya oleh Danantara," tandasnya.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: