Disney Bakal PHK 1.000 Karyawan, Gebrakan Perdana CEO Baru Josh D’Amaro
BeritaNasional.com - Raksasa hiburan dunia The Walt Disney Company dikabarkan bakal memangkas sekitar 1.000 karyawan dalam beberapa pekan ke depan.
Kabar efisiensi ini dilaporkan pertama kali oleh The Wall Street Journal pada Rabu (8/4/2026) waktu setempat.
Rencana PHK besar-besaran ini menjadi salah satu keputusan signifikan pertama di bawah kepemimpinan CEO baru Josh D’Amaro.
Fokus pemutusan hubungan kerja ini disebut-sebut akan menyasar departemen pemasaran yang baru saja dikonsolidasikan oleh perusahaan.
Langkah tersebut diambil Disney sebagai upaya adaptasi terhadap perubahan lanskap industri media.
Seperti banyak studio Hollywood lainnya, Disney tengah berjuang menghadapi penurunan margin keuntungan dari layanan streaming dibandingkan era televisi konvensional.
Selain itu, lesunya pendapatan box office dan persaingan ketat dari raksasa teknologi memaksa Disney untuk lebih selektif dalam pengeluaran.
Perusahaan ini kini berupaya mengalokasikan dana lebih besar untuk berinvestasi pada bisnis digital yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan lebih tinggi di masa depan.
Meski terjadi di masa kepemimpinan D'Amaro, rencana pengurangan staf ini dilaporkan sudah mulai disusun sebelum ia resmi menjabat. Sejak Bob Iger kembali menjadi CEO pada 2022 dan memulai restrukturisasi besar-besaran, Disney tercatat telah memberhentikan lebih dari 8.000 karyawan.
Josh D’Amaro, yang resmi menjabat CEO pada 18 Maret 2026 lalu, memang belum membeberkan peta jalan spesifik untuk masa depan Disney. Namun, orang-orang terdekat perusahaan menyebut bahwa prioritas utama veteran Disney selama 28 tahun ini adalah menciptakan kolaborasi antar-divisi yang lebih cepat dan efisien.
Profil Josh D’Amaro
D’Amaro (54) bukanlah orang baru di lingkungan Disney. Sebelum menduduki kursi tertinggi, ia menjabat sebagai Ketua Segmen Pengalaman Disney sejak 2020. Ia juga pernah memimpin Walt Disney World Resort sebagai presiden, yang menjadikannya sosok yang sangat paham dengan dinamika operasional perusahaan dari akar rumput hingga level strategis.
Sumber: Xinhua News
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







