Trump Ultimatum Negara Eropa: Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz atau Pasukan AS Ditarik

Oleh: Tim Redaksi
Kamis, 09 April 2026 | 22:45 WIB
Presiden AS Donald Trump (Foto/Pixabay)
Presiden AS Donald Trump (Foto/Pixabay)

BeritaNasional.com - Hubungan antara Amerika Serikat (AS) dan sekutu negara-negara di Eropa kini sedang tidak harmonis. Presiden AS Donald Trump dilaporkan telah mengeluarkan ultimatum yang menuntut komitmen militer dari negara-negara NATO untuk mengamankan Selat Hormuz, jalur minyak paling vital di dunia.

Kabar ini mencuat setelah Sekretaris Jenderal (Sekjen) NATO Mark Rutte melakukan kunjungan ke Washington pada Rabu (8/4/2026). 

Dalam pertemuan di Gedung Putih tersebut, Trump secara blak-blakan meluapkan kekecewaannya terhadap negara-negara Eropa yang dianggap pasif selama perang AS-Iran pecah sejak akhir Februari 2026.

Berdasarkan laporan majalah Jerman Der Spiegel, Trump tidak lagi menerima dukungan konkret. Washington mendesak adanya langkah nyata dengan mengerahkan kapal perang atau kemampuan militer lain ke Selat Hormuz dalam beberapa hari ke depan.

Kawasan Selat Hormuz sendiri saat ini dalam kondisi lumpuh total. Padahal, jalur ini menyumbang sekitar 20 persen aliran minyak global. 

Meski gencatan senjata dua minggu telah diumumkan pada Selasa (7/4/2026), situasi di jalur pelayaran tersebut masih diselimuti ketidakpastian yang memicu lonjakan harga energi dunia.

Menanggapi tekanan tersebut, Kanselir Jerman Friedrich Merz menyatakan pihaknya akan berkontribusi dengan cara yang tepat untuk menjaga kebebasan navigasi. Namun, Merz menghadapi dilema besar di dalam negeri.

Sebelumnya, Merz mengingatkan NATO adalah aliansi pertahanan, bukan aliansi intervensi. Selama konflik bersenjata masih berlangsung, Berlin enggan melibatkan militernya secara langsung dalam tindakan ofensif di wilayah tersebut.

Ancaman Trump kali ini tidak main-main. Laporan media AS menyebutkan Gedung Putih tengah menyusun daftar klasifikasi negara-negara Eropa berdasarkan tingkat dukungan mereka terhadap perang AS melawan Iran.

Negara yang dianggap tidak kooperatif seperti Spanyol terancam akan ditinggalkan oleh militer Amerika Serikat. 

Trump bermaksud menarik seluruh pasukan AS dari negara-negara yang dinilai enggan membantu misi di Selat Hormuz.

Langkah ini menandai babak baru ketegangan internal NATO. Ketergantungan keamanan Eropa pada AS kini menjadi alat tawar-menawar politik yang sangat berisiko.

Sumber: Xinhua Newssinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: