BYD Siapkan Ribuan Charger di Eropa, Denza Siap Tancap Gas

Oleh: Tim Redaksi
Sabtu, 11 April 2026 | 19:01 WIB
BYD Siapkan Ribuan Charger di Eropa, Denza Siap Tancap Gas. (Foto/carnewchina)
BYD Siapkan Ribuan Charger di Eropa, Denza Siap Tancap Gas. (Foto/carnewchina)

BeritaNasional.com - Perusahaan otomotif asal Tiongkok, BYD, berencana membangun 6.000 stasiun pengisian cepat di luar negeri, termasuk 3.000 unit di kawasan Eropa. Langkah ini dilakukan seiring percepatan ekspansi merek premium miliknya, Denza, ke pasar global.

Mengutip dari  Carnewschina, rencana tersebut diumumkan bertepatan dengan peluncuran Denza di Paris, di mana model Z9 GT diperkenalkan kepada publik sebagai bagian dari strategi ekspansi di Eropa.

Dalam tahap awal, Denza akan menghadirkan dua model utama di kawasan tersebut, yakni Z9 GT dan Denza D9, sebuah MPV tujuh penumpang yang telah menjadi salah satu kendaraan energi baru kelas atas terlaris di Tiongkok. Kedua model ini menjadi bagian dari peluncuran multi-produk untuk memperkuat posisi Denza di segmen premium.

BYD menargetkan pada akhir 2026, Denza dapat hadir di lebih dari 30 negara Eropa dengan dukungan lebih dari 150 gerai ritel, menandai ekspansi penuh merek tersebut, bukan sekadar peluncuran terbatas.

Sejalan dengan ekspansi produk, BYD juga mengembangkan infrastruktur pengisian daya melalui inisiatif “Flash Charging”. Perusahaan menyebutkan jaringan pengisian cepat di Tiongkok telah mencapai 5.000 stasiun di 297 kota hanya dalam 27 hari sejak peluncuran.

Untuk pasar Eropa, teknologi Flash Charging 2.0 dijadwalkan mulai diterapkan pada 2026, bersamaan dengan masuknya Denza ke berbagai negara di kawasan tersebut.

Model Z9 GT menjadi salah satu kendaraan yang membawa teknologi pengisian cepat BYD ke Eropa. Sistem ini mampu mengisi daya baterai dari 10 persen hingga 70 persen dalam waktu sekitar lima menit, serta dari 10 persen hingga 97 persen dalam waktu sekitar sembilan menit. Pada kondisi suhu ekstrem hingga minus 30 derajat Celsius, waktu pengisian meningkat menjadi sekitar 12 menit.

Dari sisi performa, Z9 GT tersedia dalam varian listrik murni dan hibrida plug-in. Versi listrik murni diklaim memiliki jangkauan hingga 1.036 km (CLTC), sementara varian plug-in hybrid mampu menempuh hingga 401 km dalam mode listrik.

Kendaraan ini juga dilengkapi berbagai teknologi, termasuk baterai Blade generasi kedua, sistem suspensi YunNian-A, serta fitur bantuan pengemudi “God’s Eye 5.0”. Untuk sistem penggerak, tersedia konfigurasi motor tunggal dengan tenaga 370 kW, serta opsi tiga motor dengan output masing-masing 230 kW, 310 kW, dan 310 kW.

Di pasar Eropa, Z9 GT dibanderol sekitar 115.000 euro atau setara 125.000 dolar AS, dengan posisi harga yang sebanding dengan Porsche Taycan versi entry-level. Model ini telah mulai dipasarkan di sejumlah negara seperti Prancis, Jerman, Italia, dan Spanyol.

Denza sendiri kini sepenuhnya dimiliki BYD setelah sebelumnya merupakan perusahaan patungan dengan Mercedes-Benz. Merek ini diposisikan sebagai lini premium berbasis teknologi untuk bersaing dengan produsen otomotif besar di Eropa.

Langkah BYD membangun jaringan pengisian daya sekaligus memperluas portofolio kendaraan mencerminkan tren industri otomotif global, di mana produsen kendaraan listrik tidak hanya fokus pada produk, tetapi juga pengembangan ekosistem energi pendukung.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: