De Zerbi Soroti Mental Pemain Tottenham di Zona Degradasi: Terlalu Menderita Saat Ini
BeritaNasional.com - Pelatih Roberto De Zerbi menyoroti tekanan mental yang tengah dialami pemain Tottenham Hotspur setelah terjebak di zona degradasi Liga Inggris.
Menurutnya, situasi ini berdampak langsung pada performa tim di lapangan. Ia melihat para pemain kesulitan menjaga kepercayaan diri saat pertandingan berlangsung.
“Anda bisa melihatnya saat pertandingan. Para pemain adalah orang-orang baik dan mereka menderita dengan situasi ini. Mereka tidak senang ketika kalah atau melihat Tottenham berada di papan bawah,” ujar De Zerbi, seperti dikutip dari laman spurs, Senin (13/4/2026).
Meski demikian, ia menegaskan tim harus segera bangkit dan menemukan energi serta semangat baru agar bisa keluar dari tekanan.
“Kami harus menemukan energi dan semangat yang tepat untuk tetap positif. Mereka akan melihat saya sebagai pelatih yang positif karena saya percaya dengan kualitas mereka. Tapi kami tidak akan menang hanya karena kami adalah Tottenham. Kami harus menunjukkannya di lapangan,” lanjutnya.
De Zerbi menekankan bahwa kemenangan tidak bisa diraih hanya dari nama besar klub. Ia meminta pemain menunjukkan kualitas, kerja keras, dan efektivitas dalam pertandingan.
“Anda tidak bisa menang hanya di atas kertas. Anda harus menunjukkannya di lapangan, berjuang, mencetak gol, dan tidak kebobolan,” terangnya.
“Mereka manusia dan mungkin terlalu menderita saat ini. Kami harus tetap bersama, bekerja, memperbaiki detail permainan, dan terutama memperkuat mentalitas,” sambung De Zerbi.
Dalam debutnya, De Zerbi mengaku tidak menemukan banyak hal baru secara teknis, namun ia menilai aspek mental menjadi kunci utama yang harus dibenahi.
“Bagi saya, bagian terpenting adalah mental memberikan kepercayaan diri kepada pemain. Saat latihan mereka tampil lebih baik karena lebih tenang, tapi saat pertandingan situasinya berbeda. Tugas saya membantu mereka menampilkan performa itu di laga sebenarnya,” terang De Zerbi.
“Saya punya pengalaman lebih dan saya tetap positif karena saya mengenal para pemain ini. Target terdekat kami adalah memenangkan satu pertandingan. Jika itu terjadi, semuanya bisa terlihat berbeda,” tutupnnya.
PERISTIWA | 21 jam yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu




