Survei Cyrus Network: 98,6 Persen Warga Tahu Program MBG, Mayoritas Minta Dilanjutkan dengan Perbaikan
BeritaNasional.com - Survei Cyrus Network mencatat tingkat kepuasan publik terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) tinggi. Publik juga berharap program MBG tetap dilanjutkan dengan perbaikan.
Dalam survei ini, sebanyak 98,6 persen mengetahui program MBG. Sebanyak 54,4 persen menyatakan sudah merasakan atau bersentuhan langsung dengan program MBG.
Dari situ, sebanyak 64,5 persen responden menilai program MBG sudah berjalan dengan baik. Sementara 35,5 persen menyatakan program MBG buruk.
"64,5% menilai program MBG sudah berjalan dengan baik," ujar peneliti utama Cyrus Network Syahril Ilhami saat pemaparan survei daring, Selasa (14/4/2026).
Sementara itu, sebanyak 65,4 persen publik mendukung program MBG. 32,7 persen publik menyatakan tidak mendukung.
Dibandingkan tahun lalu, terjadi peningkatan dukungan terhadap program MBG sebanyak 17,2 persen, 51,2 persen dukungan tetap dan 30,9 persen dukungan menurun.
Tiga besar alasan MBG didukung adalah, membantu pemenuhan gizi masyarakat (31,5 persen), mengurangi beban ekonomi keluarga (28,4 persen) dan mendukung kesehatan anak sekolah, balita, ibu menyusui, dan ibu hamil (23 persen).
Cyrus Network juga mencatat sebanyak 45,6 persen responden mendukung MBG dilanjutkan dengan perbaikan pelaksanaan. Mayoritas menginginkan perbaikan tata kelola.
Sementara, 34,5 persen responden menilai MBG sebaiknya dihentikan dan dialihkan anggarannya untuk infrastruktur pendidikan, kualitas guru, beasiswa, dan program pendidikan lainnya. 17,4 persen menilai sebaiknya dilanjutkan tanpa catatan khusus.
Survei Cyrus Network digelar pada 1-5 April 2026 dengan wawancara tatap muka. Penarikan sampel survei menggunakan metode multistage random sampling. Jumlah responden survei banyak 1.260 orang. Survei memiliki margin of error kurang lebih 2,83 persen.
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







