Efisiensi BBM, Kasal Kerahkan Drone dan KSOT untuk Patroli Laut

Oleh: Tim Redaksi
Kamis, 16 April 2026 | 12:17 WIB
Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali. (Foto/istimewa)
Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali. (Foto/istimewa)

BeritaNasional.com - Dalam rangka efisiensi bahan bakar minyak (BBM), Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana (Kasal) Muhammad Ali menyampaikan, institusinya juga melakukan efisiensi dengan cara mengerahkan drone dan kapal selam otonomus (KSOT) untuk patroli laut, guna mendukung peran kapal perang Republik Indonesia (KRI) yang selama ini berpatroli di wilayah laut Indonesia.

"Ke depan, kita akan mengedepankan juga penggunaan drone karena sangat efektif dan sangat efisien ya. Bahkan, nanti ke depan seperti KSOT (kapal selam otonomus) yang kalian mungkin tahu juga, itu juga akan kita gunakan untuk di bawah air," kata Ali dalam jumpa pers yang digelar di Mabes AL, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (16/4/2026).

Menurut Ali, TNI AL sangat mendukung upaya pemerintah dalam efisiensi penggunaan BBM. Di sisi lain, ia pun berupaya agar penggunaan alat utama sistem senjata (alutsista) untuk patroli laut tidak mengendur karena adanya kebijakan efisiensi BBM.

Oleh karena itu, Ali berupaya agar alutsista yang mengandalkan tenaga listrik, seperti drone dan KSOT, bisa dimanfaatkan dengan maksimal untuk menjaga kawasan laut Indonesia.

Selain menggunakan drone dan KSOT, TNI AL juga akan menggunakan bahan bakar jenis B50 untuk jadi bahan bakar KRI.

"Ke depan akan menggunakan bahan bakar B50. B50 nah ini tentunya ada modifikasi dari permesinan yang ada di kapal nantinya," terang Ali.

Karena B50 merupakan campuran 50 persen solar dan 50 persen minyak dari kelapa sawit (CPO), menurut Ali, penggunaan B50 dapat mengurangi ketergantungan TNI AL akan bahan bakar yang berasal dari minyak mentah.

Selain itu, penggunaan B50 juga dianggap mampu untuk mendukung operasional kapal yang memiliki mobilitas tinggi seperti patroli laut hingga misi pengiriman logistik atau pasukan. Penggunaan B50 ini akan dilakukan secara bertahap dalam waktu dekat.

"Untuk patroli sementara ini kita masih menggunakan kapal-kapal yang menggunakan bahan bakar B35 ya," ujar Ali.

Dengan adanya upaya penggunaan bahan bakar jenis B50, Ali memastikan intensitas kapal dalam berpatroli di laut tidak akan berkurang di tengah masa efisiensi bahan bakar.sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: