Harga BBM Naik, Pemerintah Harus Pastikan Tak Merembet ke Kebutuhan Pokok

Oleh: Ahda Bayhaqi
Minggu, 19 April 2026 | 16:45 WIB
Ilustrasi harga BBM naik (Foto/Freepik)
Ilustrasi harga BBM naik (Foto/Freepik)

BeritaNasional.com - Pemerintah diminta agar kenaikan harga BBM nonsubsidi tidak berdampak luas kepada kebutuhan pokok masyarakat. Anggota Komisi VI DPR RI, Rivqy Abdul Halim mengatakan, stabilitas harga pangan dan barang perlu dijaga agar daya beli masyarakat tidak tergerus akibat kenaikan BBM.

"Pemerintah perlu memastikan bahwa kenaikan ini tidak merembet ke harga-harga kebutuhan pokok. Stabilitas harga pangan dan barang penting lainnya harus tetap dijaga, sehingga daya beli masyarakat tidak tergerus," ujar Rivqy dalam keterangannya, Minggu (19/4/2026).

Pemerintah perlu melakukan komunikasi publik yang baik agar tidak menimbulkan kegelisahan di masyarakat. Meski terkesan mendadak, menurut Rivqy, kenaikan harga BBM tak bisa dihindarkan di tengah gejolak global.

"Dalam situasi global dan tekanan terhadap sektor energi, kita memahami bahwa penyesuaian harga BBM bisa menjadi opsi yang pada akhirnya harus diambil pemerintah. Namun, momentum dan komunikasi kebijakan ini perlu diperhatikan agar tidak menimbulkan kegelisahan publik," ucapnya.

Politikus PKB ini menekankan pemerintah perlu menyampaikan secara terbuka kondisi riil BBM nasional kepada masyarakat. Menurutnya, transparansi terkait ketersediaan, beban subsidi, hingga tantangan distribusi akan membantu publik memahami alasan di balik kebijakan tersebut.

"Kami meminta pemerintah menjelaskan secara komprehensif bagaimana kondisi sebenarnya sektor BBM kita saat ini. Ini penting agar masyarakat tidak hanya menerima kebijakan, tetapi juga memahami urgensinya," jelasnya.

Selain itu, Rivqy juga menyoroti perlunya langkah antisipatif yang jelas, khususnya dari pemerintah dan BUMN energi terkait, dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga energi ke depan. Ia menilai kesiapan strategi, termasuk pengelolaan distribusi dan cadangan energi, harus dipastikan berjalan optimal.

PT Pertamina (Persero) akhirnya menaikkan sejumlah harga BBM nonsubsidi per Sabtu (18/4/2026). Berdasarkan informasi harga BBM di situs Mypertamina, harga BBM Pertamax Turbo dengan RON 98 melonjak tajam dari Rp13.100 per liter menjadi Rp19.400 per liter.

Kenaikan juga dialami Dexlite dari Rp14.200 per liter menjadi Rp23.600 per liter. Hal yang sama juga terjadi pada harga Pertamina DEX yang melesat dari Rp14.500 per liter menjadi Rp23.900 per liter.

Sementara itu, harga Pertamax dengan RON 92 masih tetap Rp12.300 per liter. Adapun harga BBM jenis Pertalite masih Rp10.000 per liter. Begitu juga dengan dengan Pertamina Biosolar yang masih dipatok di harga Rp6.800 per liter.
 sinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: