Nicky Butt Sebut Sikap Garnacho “Aib”, MU Dinilai Tepat Melepasnya

Oleh: Harits Tryan
Selasa, 21 April 2026 | 14:31 WIB
Pesepak bola Alejandro Garnacho. (Foto/chelseafc.com)
Pesepak bola Alejandro Garnacho. (Foto/chelseafc.com)

BeritaNasional.com - Mantan gelandang Manchester United, Nicky Butt, melontarkan kritik tajam terhadap sikap Alejandro Garnacho selama masih membela klub tersebut. Ia bahkan menyebut perilaku pemain muda itu sebagai “aib” dan menilai keputusan klub melepasnya merupakan langkah yang tepat.

Garnacho, yang kini berusia 21 tahun, sebelumnya kehilangan tempat di skuad utama Old Trafford di bawah pelatih kepala Ruben Amorim. Ia kemudian dijual ke Chelsea pada bursa transfer musim panas dengan nilai transfer sekitar £40 juta.

Namun, performa Garnacho di klub barunya belum menunjukkan perkembangan signifikan. Ia juga gagal memberi kesan saat menghadapi mantan timnya dalam laga yang berakhir dengan kemenangan 1-0 bagi Manchester United di Stamford Bridge.

Usai pertandingan, interaksi di media sosial turut menjadi sorotan. Bek United Luke Shaw mengunggah foto saat mendorong Garnacho hingga terjatuh. Unggahan itu kemudian mendapat respons dari rekan setimnya, termasuk Bruno Fernandes yang menuliskan “itu pelanggaran” dalam bentuk GIF, serta Joshua Zirkzee yang berkomentar “bagus sekali, kawan.”

Menanggapi hal tersebut, Butt menilai reaksi para pemain United mencerminkan adanya masalah sikap Garnacho di ruang ganti saat masih di klub.

“Hal terbaik yang dilakukan Manchester United menurut saya adalah menjualnya karena, lupakan kemampuannya, saya rasa dia tidak terlalu hebat,” ujar Butt dalam podcast The Good, The Bad and The Football dikutip dari ESPN, Selasa (21/4/2026)

“But sikapnya terhadap saya sangat memalukan ketika dia masih di United,” lanjutnya.

Butt menegaskan bahwa sikap tidak menghormati rekan setim dan klub tidak bisa ditoleransi. Ia bahkan menyebut pemain seperti Garnacho akan mendapat pelajaran keras jika berada di era sebelumnya.

“Jika Anda berada di ruang ganti dan Anda pergi dan sama sekali tidak menghormati rekan satu tim dan klub sepak bola Anda, dia pasti akan langsung diberi pelajaran,” tegasnya.

Mantan pemain yang menjadi bagian dari skuad peraih treble United itu juga mengungkapkan pengalamannya saat bekerja sebagai kepala akademi klub pada 2016–2019 dan kepala pengembangan tim utama hingga 2021. Menurutnya, Garnacho menunjukkan sikap percaya diri berlebihan sejak dini.

“Garnacho selalu agak dingin. Dia memiliki pendapat yang tinggi tentang dirinya sendiri,” kata Butt.

Ia menilai pemain asal Argentina itu terlalu cepat meraih status bintang, terutama setelah mencetak gol spektakuler yang membuat namanya melejit.

“Dia meraih status superstar terlalu cepat. Setelah mencetak gol salto yang merupakan gol fenomenal semuanya berlanjut seperti itu,” ujarnya.

Butt juga menyoroti kurangnya kontrol internal terhadap perkembangan sikap pemain muda tersebut.

“Seharusnya ada seseorang di klub sepak bola itu yang menegurnya. Mungkin mereka sudah melakukannya, tapi dia mengabaikan mereka,” pungkasnya.

Sumber: ESPNsinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: