Program MBG Masuk Perbatasan RI-Timor Leste, 2 SPPG Selesai Dibangun

Oleh: Lydia Fransisca
Selasa, 21 April 2026 | 18:10 WIB
Ilustrasi SPPG di perbatasan Indonesia-Timor Leste. (Foto/Ist)
Ilustrasi SPPG di perbatasan Indonesia-Timor Leste. (Foto/Ist)

BeritaNasional.com - Pemerintah menuntaskan pembangunan dua unit Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste, tepatnya di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Wini dan PLBN Motamasin, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pembangunan fasilitas tersebut dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk merealisasikan MBG di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

“Program MBG adalah amanat Presiden Prabowo Subianto untuk mencetak generasi Indonesia yang sehat dan cerdas. Program ini juga mendorong ekonomi lokal dengan melibatkan petani, nelayan, dan UMKM," kata Menteri PU Dody Hanggodo, Selasa (21/4/2026).

"Dengan demikian, MBG bukan hanya program sosial, tetapi juga bagian dari strategi pembangunan nasional,” paparnya.

Dody mengatakan pembangunan fasilitas itu menjadi bentuk kehadiran negara di kawasan perbatasan.

“Ini menjadi bentuk nyata kehadiran negara dalam memastikan akses gizi yang layak, menjaga stabilitas harga, serta menjamin ketersediaan pangan bagi masyarakat perbatasan,” ujar Dody.

Secara teknis, kedua SPPG dilengkapi dapur utama, area pencucian alat dan bahan makanan, gudang kering dan basah, ruang penyimpanan peralatan, fasilitas parkir, jaringan air bersih, serta Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

SPPG di PLBN Wini berdiri di atas lahan seluas 1.408,63 meter persegi di Kabupaten Timor Tengah Utara, sedangkan SPPG di PLBN Motamasin dibangun di atas lahan 1.469,12 meter persegi di Kabupaten Malaka.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: