Lebih Banyak Manfaatnya, SPPG Polri Mulai Terapkan Sistem MBG Prasmanan di Sekolah

Oleh: Bachtiarudin Alam
Kamis, 23 April 2026 | 10:00 WIB
SPPG Polri terapkan sistem MBG prasmanan (Beritanasional/Bachtiar)
SPPG Polri terapkan sistem MBG prasmanan (Beritanasional/Bachtiar)

BeritaNasional.com - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri mulai menerapkan pendekatan berbeda dalam penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada pelajar dengan menyajikan menu makan secara prasmanan.

Sebagai terobosan inovasi pelayanan yang lebih dinamis untuk memberikan pengalaman belajar bagi siswa. Langkah ini telah dimulai lewat SPPG Pejaten untuk penyaluran MBG di SMA Kemala Bhayangkari 1, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (22/4/2026) kemarin.

“Melalui sistem ini, siswa tidak hanya menerima makanan, tetapi juga belajar tentang kedisiplinan, tanggung jawab, serta membangun kebersamaan melalui budaya antre dan pengambilan porsi sesuai kebutuhan,” kata Kepala SPPG Polri Pejaten, Muhammad Iqbal Salim dalam keteranganya, dikutip Kamis (23/4/2026).

Dalam uji coba yang berjalan lancar, para siswa turut mendapat menu MBG meliputi nasi putih, lele crispy, tahu bumbu kuning, tumis buncis wortel, dan pisang, yang disusun secara prasmanan sesuai takaran dari ahli gizi.

Dari terobosan ini, Kasatgas MBG Polri, Irjen Pol Nurworo Danang, S memandang penyajian MBG secara prasmanan bisa memberikan dampak positif bagi siswa dalam membentuk karakter yang lebih baik.

“Penyajian MBG secara prasmanan ini kami lakukan sebagai terobosan inovasi penyaluran makanan yang lebih dinamis kepada para pelajar. Tidak hanya memberikan asupan gizi, tetapi juga menghadirkan pengalaman berbeda yang membangun kebersamaan, tanggung jawab, kesabaran, dan disiplin,” tutur Nurworo.

Oleh sebab itu, Nurworo mendorong agar seluruh SPPG yang di bawah naungan Polri agar selalu melakukan inovasi. Karena faktor edukasi menjadi bagian penting dalam program MBG.

"Kami juga mendorong partisipasi aktif serta meningkatkan antusiasme siswa dalam mengonsumsi makanan sehat,” jelasnya.

“Pemberian menu MBG kepada pelajar bukan hanya soal pemenuhan gizi, tetapi juga bagian dari proses edukasi untuk menanamkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Adapun, Polri terus menggencarkan pembangunan SPPG untuk mendukung MBG sebagai program prioritas pemerintah. Saat ini terdapat 661 unit operasional, 170 tahap persiapan operasional, dan 502 tahap pembangunan. Sehingga total 1.333 unit, dengan rencana penambahan 170 unit di wilayah terpencil, menjadi total 1.503 unit.

“Ke depan, hasil evaluasi dari penerapan ini akan menjadi dasar pengembangan pola pelayanan MBG yang lebih adaptif dan berdampak luas, baik dari sisi pemenuhan gizi maupun pembentukan karakter generasi muda,” jelasnya.

“SPPG Polri menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan yang tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga memberikan nilai tambah melalui pendekatan edukatif dan humanis,” katanya.
 sinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: