Israel Langgar Gencatan Senjata, Hizbullah Lancarkan 4 Operasi Militer Balasan

Oleh: Tim Redaksi
Kamis, 23 April 2026 | 10:14 WIB
Israel Hancurkan Jalur Vital di Lebanon Selatan. (Foto/istimewa)
Israel Hancurkan Jalur Vital di Lebanon Selatan. (Foto/istimewa)

BeritaNasional.com - Atas pelanggaran tentara Israel (IDF) terhadap kesepakatan gencatan senjata, Gerakan Syiah Lebanon, Hizbullah, melancarkan empat operasi militer balasan pada Rabu (22/4/2026) waktu setempat. 

"Para pejuang perlawanan Islam menembak jatuh empat drone pengintai Israel di atas Desa Mansouri pada Rabu," menurut laporan terbaru Hizbullah. 

Menurut tiga pernyataan sebelumnya, personel tentara Israel di Desa Qantara dan Bayada juga turut diserang. Di Qantara, sebuah drone bunuh diri menyerang sebuah kendaraan.SUV yang membawa perwira Israel.

Sebelumnya, pada Sabtu (18/4/2026), Pemimpin Hizbullah Naim Qassem mengatakan, gencatan senjata dengan Israel artinya, agresi harus dihentikan total, seraya memperingatkan bahwa kelompok tersebut akan membalas pelanggaran Israel di Lebanon selatan.

"Tidak ada gencatan senjata dari satu pihak saja," kata Qassem dalam sebuah pernyataan.

Qassem menyampaikan, para pejuang Hizbullah akan menanggapi pelanggaran agresi dengan cara yang sesuai.

Menurutnya, ada lima langkah utama, yakni penghentian pertempuran secara permanen di seluruh Lebanon, penarikan penuh pasukan Israel, pembebasan tahanan, kembalinya warga yang mengungsi serta rekonstruksi dengan dukungan Arab dan internasional.

Dan Hizbullah belum dikalahkan dan akan terus memperjuangkan pembebasan dan kemerdekaan Lebanon.

Qassem juga menegaskan, Hizbullah terbuka untuk memulai babak baru untuk bekerja sama dengan Pemerintah Lebanon. Ia juga menekankan kesiapan untuk bekerja dengan lembaga-lembaga negara guna memperkuat persatuan nasional dan menjaga kedaulatan.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: