DPR Nilai Swasembada Pangan 2029 Dapat Dicapai, Stok Beras Naik Hampir 50 Persen

Oleh: Panji Septo R
Minggu, 26 April 2026 | 11:30 WIB
DPR saat rapat (Beritanasional/Ahda)
DPR saat rapat (Beritanasional/Ahda)

BeritaNasional.com - Anggota Komisi IV DPR RI Rina Saadah meyakini target swasembada pangan nasional pada 2029 cukup memungkinkan dicapai.

Ia merujuk pada capaian swasembada beras pada 2025 yang menurutnya menjadi fondasi utama menuju kemandirian pangan komoditas lainnya.

Rina menilai target tiga tahun ke depan yang ditetapkan Presiden Prabowo Subianto bukan sekadar wacana, melainkan tujuan konkret yang perlu ditopang seluruh pemangku kepentingan.

Sepanjang 2025, kinerja sektor pangan tercatat solid dengan stok beras Bulog mencapai 4,2 juta ton pada Juni.

Sedangkan pada awal 2026, stok beras nasional meningkat signifikan menjadi 12,53 juta ton, naik 49,2 persen dibandingkan periode sebelumnya.

“Tercapainya swasembada beras menunjukkan kemampuan Indonesia memenuhi kebutuhan domestik,” ujar Rina dalam keterangan tertulis, Minggu (26/4/2026).

“Ini menjadi landasan penting menuju swasembada pangan nasional,” tambahnya.

Legislator dari Jawa Barat itu menjelaskan langkah-langkah strategis yang perlu diprioritaskan pemerintah agar target 2029 tidak berhenti sebagai slogan.

Ia menekankan pentingnya distribusi pupuk bersubsidi yang tepat sasaran, tepat jumlah, dan mudah diakses petani.

“Perbaikan distribusi pupuk bersubsidi menunjukkan progres positif. Akses petani tahun ini jauh lebih baik dibanding beberapa tahun lalu,” ujarnya.

Selain isu pupuk, Rina mendorong percepatan pemulihan jaringan irigasi serta pembangunan jalan produksi untuk menekan biaya logistik.

Menurutnya, kebijakan tersebut krusial agar hasil panen dapat terserap pasar dengan harga yang layak.

“Menjaga harga di tingkat petani tetap menguntungkan merupakan kunci agar mereka terus berproduksi,” tuturnya.

Ia menegaskan kesejahteraan petani merupakan elemen utama menuju swasembada pangan berkelanjutan karena produktivitas nasional akan meningkat dengan sendirinya.

Meski demikian, Rina mengingatkan hal tersebut membutuhkan kerja sama antara pemerintah pusat, daerah, BUMN, dan sektor swasta.

“Jika petani sejahtera, produksi akan naik dan swasembada pangan bukan sekadar target, melainkan realitas yang berkesinambungan,” kata dia.

“Dengan komitmen kuat dan kebijakan yang tepat, kami yakin target 2029 dapat direalisasikan,” tandas Rina.sinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: